Awal Rivalitas Tsitsipas dan Dimitrov
Senin, 05 Oktober 2020 - 13:35 WIB
Seperti halnya Tsitsipas, Dimitrov juga melaju ke babak 16 besar di Roland Garros musim ini setelah lawannya mundur. Petenis asal Bulgaria ini tengah unggul 6-1, 6-3 dan waktu menunjukkan 64 menit, ketika lawannya asal Spanyol, Roberto Carballes Baena memutuskan untuk mundur dari pertandingan tersebut. (Baca juga: Masa Pendaftaran Beasiswa Unggulan Ditutup Hari Ini)
Pertemuan antara Tsitsipas dan Dimitrov di babak 16 besar Roland Garros musim ini akan mengawali rivalitas di antara kedua petenis. Meski Tsitsipas berada di rangking enam dunia, Dimitrov tetap optimistis bisa mengalahkan lawannya itu. Pasalnya, unggulan 18 ini berada dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah tiga pertandingan pertama belum kehilangan satu set pun di grand slam tanah liat tersebut.
Yang terpenting, bagi Dimitrov adalah bisa bertahan untuk minggu kedua di Prancis Terbuka. Menurutnya, itu merupakan hal sangat spesial. Namun, dia sedikit sedih karena tidak bisa disaksikan pendukungnya secara langsung. Tapi, mantan petenis berperingkat tiga dunia ini tetap akan berusaha bermain sebaik mungkin meski tak adanya pengemar.
“Akan lebih menyenangkan melakukannya di depan penonton. Setiap kali sampai ke minggu kedua sebuah Grand Slam itu merupakan hal spesial, apa pun turnamennya. Ketika ada pendukung, akan mendapatkan energi tambahan. Tapi sekarang sangat penting untuk memikirkan diri sendiri dan menemukan alasan melakukan sesuatu yang penting,” sambungnya. (Baca juga: Jangan Pernah Malas Pakai masker karena Ini Alasannya)
Pada bagian putri, dua petenis yang pernah menjadi juara di Prancis Terbuka, Garbine Muguruza (2016), dan Jelena Ostapenko (2017), harus angkat koper di babak ketiga. Ironisnya, mereka tersingkir dari petenis non unggulan. Kekalahan ini tentu membuat mereka terpaksa harus pulang lebih cepat di grand slam tersebut.
Pertemuan antara Tsitsipas dan Dimitrov di babak 16 besar Roland Garros musim ini akan mengawali rivalitas di antara kedua petenis. Meski Tsitsipas berada di rangking enam dunia, Dimitrov tetap optimistis bisa mengalahkan lawannya itu. Pasalnya, unggulan 18 ini berada dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah tiga pertandingan pertama belum kehilangan satu set pun di grand slam tanah liat tersebut.
Yang terpenting, bagi Dimitrov adalah bisa bertahan untuk minggu kedua di Prancis Terbuka. Menurutnya, itu merupakan hal sangat spesial. Namun, dia sedikit sedih karena tidak bisa disaksikan pendukungnya secara langsung. Tapi, mantan petenis berperingkat tiga dunia ini tetap akan berusaha bermain sebaik mungkin meski tak adanya pengemar.
“Akan lebih menyenangkan melakukannya di depan penonton. Setiap kali sampai ke minggu kedua sebuah Grand Slam itu merupakan hal spesial, apa pun turnamennya. Ketika ada pendukung, akan mendapatkan energi tambahan. Tapi sekarang sangat penting untuk memikirkan diri sendiri dan menemukan alasan melakukan sesuatu yang penting,” sambungnya. (Baca juga: Jangan Pernah Malas Pakai masker karena Ini Alasannya)
Pada bagian putri, dua petenis yang pernah menjadi juara di Prancis Terbuka, Garbine Muguruza (2016), dan Jelena Ostapenko (2017), harus angkat koper di babak ketiga. Ironisnya, mereka tersingkir dari petenis non unggulan. Kekalahan ini tentu membuat mereka terpaksa harus pulang lebih cepat di grand slam tersebut.
Lihat Juga :