Resmi Jadi Ketua Umum PP PBSI, Agung Sampaikan Terima Kasih kepada Wiranto
Jum'at, 06 November 2020 - 21:18 WIB
"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan. Saya dan tim formatur punya waktu 30 hari untuk menyusun kepengurusan PBSI periode 2020-2024 yang direkrut dari mereka yang aktif, profesional, dan punya kesempatan untuk berkontribusi membawa olahraga kita mencapai puncak prestasi," lanjut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu.
Agung telah menyampaikan mengenai visi dan misinya sebagai Ketum PP PBSI. Ada lima isu penting yang disorotinya secara khusus. Salah satunya adalah soal organisasi, akuntabilias, dan transparansi. Dia juga menyoroti soal rekrutmen atlet, pelatihan, dan prestasi.
Poin ketiga dalam visi dan misinya sebagai Ketum PP PBSI adalah soal kemitraan. Kemudian, dia juga menyoroti soal partisipasi masyarakat dan pengembangan klub bulu tangkis. Poin terakhir soal industri olahraga.
(Baca Juga: Lewat Turnamen, KONI Rintis Pembinaan Berjenjang Atlet Esports )
Selama 30 hari ke depan, Agung bersama tim formatur akan memilih jajaran kepengurusan PBSI. Dia mengatakan akan fokus pada tata kelola organisasi serta keuangan di tubuh PBSI agar ketua umum dan sekretaris jenderal dibebastugaskan dari wewenang pengelolaan keuangan, tetapi hanya fokus di kebijakan.
Agung telah menyampaikan mengenai visi dan misinya sebagai Ketum PP PBSI. Ada lima isu penting yang disorotinya secara khusus. Salah satunya adalah soal organisasi, akuntabilias, dan transparansi. Dia juga menyoroti soal rekrutmen atlet, pelatihan, dan prestasi.
Poin ketiga dalam visi dan misinya sebagai Ketum PP PBSI adalah soal kemitraan. Kemudian, dia juga menyoroti soal partisipasi masyarakat dan pengembangan klub bulu tangkis. Poin terakhir soal industri olahraga.
(Baca Juga: Lewat Turnamen, KONI Rintis Pembinaan Berjenjang Atlet Esports )
Selama 30 hari ke depan, Agung bersama tim formatur akan memilih jajaran kepengurusan PBSI. Dia mengatakan akan fokus pada tata kelola organisasi serta keuangan di tubuh PBSI agar ketua umum dan sekretaris jenderal dibebastugaskan dari wewenang pengelolaan keuangan, tetapi hanya fokus di kebijakan.
(mirz)
Lihat Juga :