Demi Maradona, Lelaki Muda Ini Rela Gowes Sepeda Sejauh 2 Kilometer

Kamis, 26 November 2020 - 15:03 WIB
Meninggalnya Maradona secara mendadak meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat Argentina. Bagi dunia, dia adalah Maradona. Bagi Argentina, dia adalah "El Diego", seorang anak yang tumbuh dari daerah kumuh, terpesona di lapangan tidak seperti yang lain, mendominasi olahraga dan mengantarkan kejayaan Piala Dunia 1986 di Meksiko, yang belum terulang di Argentina. (Baca juga: Cerutu dan Tangisan Maradona saat Ditinggalkan Gianinna )

"Itu adalah sesuatu yang tidak dapat Anda gambarkan. El Diego adalah orang yang mewakili kami yang terbaik. Saat dia bermain, dan Anda menonton, dan Anda ingin mengutuk, dia akan mengutuk. Dia mencerminkan kita. Selain semua hal yang dia lakukan di lapangan,” kata Rafael Bellido, 49, saat duduk di tangga La Bombonera, di samping rekannya Marcela Reynoso.

"Sekarang saatnya masyarakat Argentina perlu mengembalikan semua kegembiraan yang dia berikan kepada kami. Dan berapa lama dia membuat kami bahagia. Waktu yang lama. Setiap kali dia menyentuh lapangan. Anda tidak bisa mendeskripsikannya."

Menjelang sore, ratusan orang telah berkumpul di kaki obelisk Buenos Aires. Mereka menyanyikan pujian untuk mendiang Maradona disaat bersamaan spanduk raksasa yang menampilkan wajahnya beriak tertiup angin.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!