Sang Legenda Diego Maradona Dimakamkan di Samping Orang Tuanya

Jum'at, 27 November 2020 - 16:09 WIB
Presiden Alberto Fernandez telah memutuskan tiga hari berkabung setelah kematian pemain legendaris yang diduga terkena serangan jantung berusia 60 tahun, Rabu. "Keterampilan sepak bolanya yang tak tertandingi mengubahnya menjadi salah satu orang paling terkenal di dunia, melintasi batas dan diakui secara universal sebagai pemain terbaik dunia," kata keputusan berkabung resmi.

Baca Juga: Pacar Diego Maradona Ngamuk Tak Bisa Melayat

Jenazah Maradona terbaring di peti mati kayu dengan bendera nasional biru dan putih serta kaus sepak bola Argentina dengan nomor terkenal 10. Itu adalah bagian dari julukannya "D10S" - plesetan dari "dios", kata Spanyol untuk Tuhan. "Dia adalah seseorang yang menyentuh langit dengan tangannya tetapi tidak pernah mengangkat kakinya dari tanah," kata Presiden Fernandez pada hari Rabu.

(Baca juga : Lewis Hamilton Masih Haus Podium )

Ratusan penggemar juga berkumpul di landmark lain yang terkait dengan Maradona. Mereka berkumpul di luar rumah tempat ia dilahirkan di lingkungan Villa Fiorito, stadion Argentinos Juniors, tempat ia memulai karirnya, stadion La Bombonera, rumah salah satu Boca Juniors dan juga di markas Gimnasia, klub Argentina di La Plata di mana dia menjadi pelatih kepala sebelum dia meninggal.

Baca Juga: Senyum Terakhir Maradona: Selamat Jalan sang Legenda
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!