Penuh Kejutan di Semifinal, Esports Star Indonesia Janjikan Grand Final Epic!

Minggu, 29 November 2020 - 18:03 WIB
Junjun diuntungkan dengan keputusan Coach Wizzking saat memutuskan untuk meminjamkan RRQ Albert dan BTR Matt dengan ditukar oleh Hansel dan Ditsky, sehingga formasi antar tim yang bertanding menjadi kekuatan campuran antara para calon bintang esports dan pro-player.

Namun, kemenangan Tim Red Tigers A yang terdiri dari Junjun (Jakarta), Keakira (Bogor), Ditsky (Indramayu), Yan (Palembang), dan Daxee (Jakarta) gagal melawan Tim Red B : Saint de Lucaz (Bandung), Zerologic (Bandung), OG (Jakarta), Cello (Jakarta), dan Hansel (Jakarta). (Baca juga: Liverpool Gagal Kalahkan Brighton, Henderson Enggan Salahkan Badai Cedera ).

Episode Sabtu (28/11/2020) sangat unpredictable. Kemenangan Junjun hanya sebatas pada pertandingan pembuktian, dan kemenangan yang seharusnya dikejar untuk menggenggam tiket ke grand final justru lepas ke player yang lain.

Cello (Jakarta) yang sempat tereliminasi dan kembali lewat jalur wild card ke panggung semi final Esports Star Indonesia, Si Miracle Boy ini berhasil meningkatkan performa permainannya dan berhasil lolos ke grand final. (Baca juga: Conte Mengaku Tak Heran Inter Milan Menang Telak di Kandang Sassuolo ).

Sebaliknya ada Keankira yang harus menerima kekalahan, padahal predikat MVP selalu direbut pada beberapa match sebelumnya dan berkali-kali jadi sorotan pemberitaan terkait dirinya yang CEO RRQ. Esports Star Indonesia berhasil merangkum semua kejadian ini dan menyuguhkannya kepada pemirsa tanah air bahwa esports bukan sekedar main game!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!