Asosiasi Sepak Bola Uruguay Desak FA Inggris Tinjau Ulang Sanksi Cavani

Senin, 04 Januari 2021 - 23:45 WIB
FA yang dihubungi Reuters, belum menanggapi kritik AUF. Permintaan AUF datang tak lama setelah protes serupa dari rekan-rekan tim nasional Cavani. (Baca juga: Modal Positif Jelang vs Juventus: Pioli Bangga, 10 Pemain Milan Libas Benevento ).Serikat Pemain Uruguay (AFU) mengatakan FA Inggris melakukan tindakan diskriminatif terhadap budaya dan cara hidup masyarakat Uruguay. Pernyataan itu dibagikan di Twitter oleh kapten Uruguay Diego Godin. (Baca juga: Hanya Menang 1-0 Kontra Huesca, Koeman Akui Barcelona Butuh Penyerang Baru ).

"Edinson Cavani tidak pernah melakukan tindakan apa pun yang dapat ditafsirkan sebagai rasis," kata AFU. “Dia hanya menggunakan ekspresi umum di Amerika Latin untuk menyapa orang yang dicintai atau teman dekat dengan penuh kasih.

“Sanksi tersebut menunjukkan pandangan bias, dogmatis, dan etnosentris Asosiasi Sepak Bola Inggris yang hanya memungkinkan interpretasi subjektif dibuat dari kesimpulan sempit dan terbatas."

"Kami meminta FA untuk segera membatalkan sanksi yang dijatuhkan pada Edinson Cavani dan mengembalikan nama baik dan kehormatannya di dunia yang telah dinodai secara tidak adil oleh keputusan tercela ini."

Akademi Sastra Uruguay, yang melindungi dan mempromosikan bahasa Spanyol di Uruguay, juga mengecam larangan tersebut minggu lalu, menyebut sanksi itu sebagai contoh kurangnya "pengetahuan budaya dan bahasa" sepak bola Inggris.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!