Karantina Ketat Australia Terbuka 2021 Dinilai Tidak Adil

Jum'at, 22 Januari 2021 - 21:17 WIB
“Suatu kehormatan bisa berada di sini di Adelaide. Tapi itu bukan keuntungan yang besar. Kami mendapatkan jumlah waktu latihan yang sama dengan orang-orang di Melbourne. Hanya saja hanya berada di tempat. Dibandingkan dengan petenis yang tidak menjalani karantina keras di Melbourne, kami memiliki kondisi yang sangat mirip,” kata Thiem dilansir tennishead.

Baca juga: Pemerintah Jepang Pastikan Olimpiade Tokyo Jalan Terus

Juara US Open musim 2020 menggarisbawahi bahwa ada sedikit ketimpangan terkait peluang. Alasannya, jika seorang petenis tidak diizinkan meninggalkan kamarnya selama 14 hari, tubuhnya tidak akan bisa kembali bugar dengan mudah.

Baca juga : Dulu Teman Kencan, Desire Cordero Tak Pernah Bisa Lupakan Ronaldo

“Satu-satunya hal yang sangat buruk dan tidak beruntung adalah 72 petenis di karantina secara ketat. Bagi mereka, akan sangat sulit untuk memainkan Piala ATP yang bagus atau turnamen yang bagus sebelum Australia Terbuka dan kemudian Australia Terbuka. Mereka memiliki kerugian yang sangat besar, tapi itulah risiko yang kita ambil saat kita naik pesawat saat ini,” ucap Thiem.
(abr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!