Kekayaan Ronaldinho 2018 Lebih Besar dari Pendapatan Provinsi Gorontalo

Rabu, 30 Maret 2022 - 19:01 WIB
Baca juga: Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL: Brasil Perkasa Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan

Dilansir dari laman Lodi Valley News, sepeninggal ayahnya, Ronaldinho menjelma sebagai pemain sepak bola berbakat. Mengawali karier di Gremio, beberapa saat setelahnya, Paris Saint-Germain (PSG) mengeluarkan biaya sekitar USD5 juta (Rp71 miliar) untuk mengontraknya.

Ronaldinho mendapat banyak uang setelah menjadi bagian tim Brasil kala menjuarai Piala Dunia 2002. Setelah bergabung dengan Barcelona, dia mendapat sekitar USD10 juta (Rp143 miliar) per musim. Pada tahun 2006 dia mendapat gelar Ballon d’Or dan berhasil memperoleh USD20 juta (Rp286 miliar) sebagai hadiahnya.

Setelah itu dirinya menjadi kaya raya . Per 2018, kekayaan Ronaldinho diperkirakan mencapai USD150 juta (Rp2,1 triliun). Nilai itu lebi besar dibanding pendapatan daerah Provinsi Gorontalo pada tahun 2021. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pendapatan Gorontalo pada tahun 2021 senilai Rp1,91 triliun. Pendapatan Gorontalo merupakan yang terendah di Indonesia.

Namun, bagaimana nasibnya setelah pensiun dari dunia sepak bola?

Ronaldinho mengalami penurunan kekayaan yang dimilikinya setelah pensiun dari sepak bola. Sebenarnya, dia mendapat tawaran kerjasama dari berbagai brand terkemuka di dunia seperti Nike, Coca Cola, EA Sports, dan lainnya. Namun saat Ronaldinho menjalin kerjasama dengan Coca Cola, dia harus kehilangan sponsornya tersebut setelah diketahui tertangkap kamera meminum minuman kompetitor Coca Cola, yaitu Pepsi. Hal tersebut membuatnya kehilangan USD700.000 (Rp10 miliar) per tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!