Finalis Piala FA, Wajah Baru di Stadion Wembley
Selasa, 21 Juli 2020 - 12:31 WIB
loading...
Frank Lampard dan Mikel Arteta. Foto/dok
A
A
A
LONDON - Sepak bola sulit diprediksi memang ada benarnya. Tidak diunggulkan, duo London, Chelsea dan Arsenal, justru melenggang mulus ke puncak Piala FA . Dua wajah baru di kursi pelatih akan menghiasi derby London pada final Piala FA di Wembley.
Mikel Arteta akan memimpin Arsenal dan Frank Lampard di kubu Chelsea. Dari sisi pengalaman, bisa jadi adalah atmosfer baru. Memang, Arteta sudah berada di final, tapi statusnya sebagai asisten pelatih sehingga final 1 Agustus mendatang adalah pertama kali dia sebagai pelatih kepala.
Lampard juga pertama kali merasakan final sebagai pelatih kepala. Mantan arsitek Derby County itu sukses membawa Chelsea ke partai puncak setelah mengandaskan Manchester United (MU) 3-1 pada semifinal di Wembley Stadium, Minggu (19/7).
Gol kemenangan The Blues disumbangkan Olivier Giroud (45+11), Mason Mount (46), dan bunuh diri Harry Maguire (74). Satu gol MU didapat—lagi-lagi dan lagi—melalui penalti Bruno Fernandes (85). Bagi Chelsea, ini merupakan kemenangan pertama mereka atas MU dalam delapan pertemuan terakhir di semua kompetisi.
Sebelumnya, Cesar Azpilicueta dkk menelan lima kekalahan dan dua imbang. Lebih hebat lagi, Chelsea menjadi tim pertama yang mengalahkan MU sejak Burnley di Liga Primer pada Januari lalu, mengakhiri renteten 19 pertandingan tak terkalahkan The Red Devils di semua kompetisi. (Baca: Lampard Girang Skuad Muda Chelsea Jinakkan Manchester United)
Kesuksesan Chelsea melaju ke final Piala FA ke-14 sepanjang sejarah membuat Lampard semringah. Mereka layak mendapatkan kemenangan ini karena tampil energik, berbahaya, agresif, dan mendominasi dari awal hingga akhir. Terutama di lini tengah, di mana The Blues mampu menaklukkan pengaruh Fernandes.
Mikel Arteta akan memimpin Arsenal dan Frank Lampard di kubu Chelsea. Dari sisi pengalaman, bisa jadi adalah atmosfer baru. Memang, Arteta sudah berada di final, tapi statusnya sebagai asisten pelatih sehingga final 1 Agustus mendatang adalah pertama kali dia sebagai pelatih kepala.
Lampard juga pertama kali merasakan final sebagai pelatih kepala. Mantan arsitek Derby County itu sukses membawa Chelsea ke partai puncak setelah mengandaskan Manchester United (MU) 3-1 pada semifinal di Wembley Stadium, Minggu (19/7).
Gol kemenangan The Blues disumbangkan Olivier Giroud (45+11), Mason Mount (46), dan bunuh diri Harry Maguire (74). Satu gol MU didapat—lagi-lagi dan lagi—melalui penalti Bruno Fernandes (85). Bagi Chelsea, ini merupakan kemenangan pertama mereka atas MU dalam delapan pertemuan terakhir di semua kompetisi.
Sebelumnya, Cesar Azpilicueta dkk menelan lima kekalahan dan dua imbang. Lebih hebat lagi, Chelsea menjadi tim pertama yang mengalahkan MU sejak Burnley di Liga Primer pada Januari lalu, mengakhiri renteten 19 pertandingan tak terkalahkan The Red Devils di semua kompetisi. (Baca: Lampard Girang Skuad Muda Chelsea Jinakkan Manchester United)
Kesuksesan Chelsea melaju ke final Piala FA ke-14 sepanjang sejarah membuat Lampard semringah. Mereka layak mendapatkan kemenangan ini karena tampil energik, berbahaya, agresif, dan mendominasi dari awal hingga akhir. Terutama di lini tengah, di mana The Blues mampu menaklukkan pengaruh Fernandes.
Lihat Juga :