Siapakah Sultan Zaurbek, Petinju Tak Terkalahkan The Horseman of Shymkent
Sabtu, 11 November 2023 - 12:21 WIB
loading...
Siapakah Sultan Zaurbek, Petinju Tak Terkalahkan The Horseman of Shymkent/Boxen247
A
A
A
Siapakah Sultan Zaurbek , petinju tak terkalahkan The Horseman of Shymkent kembali mengguncang jagat tinju. Sultan Zaurbek memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 16-0 setelah menang KO ronde keenam atas Sergio Martin Sosa, Sabtu (11/11/2023) WIB.
Berasal dari Shymkent, yang dikenal sebagai 'kota rumput', petarung Kazakhstan ini membuat kesan mendalam. Menukar tempat peristirahatan bersejarah yang terletak di Jalur Sutra dengan kedai kopi yang lebih sibuk dan perumahan modern, secara budaya, Sultan Zaurbek cepat beradaptasi dengan ring tinju.
Baca Juga: Petinju Raja KO Tak Terkalahkan Sultan Zaurbek Perpanjang Rekor 16-0
Di ring amatir, Sultan Zaurbek sulit dikalahkan. Selama mengenakan rompi biru, ia telah mengalahkan juara bertahan Olimpiade, Robson Conceicâo dan petinju berbakat asal Inggris, Peter McGrail, serta meraih medali di berbagai ajang. Mantan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Remaja AIBA ini mengenang kembali perkenalannya dengan tinju saat ia masih kecil di Shymkent.
"Saya lahir di Kazakhstan, saya sangat menghormati kota saya, Kota Shymkent selalu ada di hati saya dan selalu bersama saya ke mana pun saya pergi,"kata Sultan Zaurbek dari Boxing Social.
Sultan Zaurbek lahir di Shymkent, Kazakhstan, pada 19 April 1996, 27 tahun lalu. Dia anak kedua dari empat bersaudara dari keluarga sederhana. "Saya adalah anak tengah dalam keluarga saya. Saya memiliki seorang kakak perempuan, adik laki-laki dan perempuan. Kami semua tinggal di rumah bersama ayah dan ibu saya. Saya memiliki banyak kerabat, teman dan keluarga di Kazakhstan,''kata Sultan Zaurbek.
Perkenalan Sultan Zaurbek dengan tinju dimulai ketika masa kecilnya memasuki usia balita. Dia mengenal tinju dari ayahnya. ''Saya mulai pergi ke sasana tinju pada usia sembilan tahun, ayah saya juga seorang atlet. Pertama kali saya mengenakan sarung tinju adalah saat saya berusia tiga tahun dan saya telah bertinju hingga hari ini,"ungkapnya.
Berasal dari Shymkent, yang dikenal sebagai 'kota rumput', petarung Kazakhstan ini membuat kesan mendalam. Menukar tempat peristirahatan bersejarah yang terletak di Jalur Sutra dengan kedai kopi yang lebih sibuk dan perumahan modern, secara budaya, Sultan Zaurbek cepat beradaptasi dengan ring tinju.
Baca Juga: Petinju Raja KO Tak Terkalahkan Sultan Zaurbek Perpanjang Rekor 16-0
Di ring amatir, Sultan Zaurbek sulit dikalahkan. Selama mengenakan rompi biru, ia telah mengalahkan juara bertahan Olimpiade, Robson Conceicâo dan petinju berbakat asal Inggris, Peter McGrail, serta meraih medali di berbagai ajang. Mantan peraih medali perak Kejuaraan Dunia Remaja AIBA ini mengenang kembali perkenalannya dengan tinju saat ia masih kecil di Shymkent.
"Saya lahir di Kazakhstan, saya sangat menghormati kota saya, Kota Shymkent selalu ada di hati saya dan selalu bersama saya ke mana pun saya pergi,"kata Sultan Zaurbek dari Boxing Social.
Sultan Zaurbek lahir di Shymkent, Kazakhstan, pada 19 April 1996, 27 tahun lalu. Dia anak kedua dari empat bersaudara dari keluarga sederhana. "Saya adalah anak tengah dalam keluarga saya. Saya memiliki seorang kakak perempuan, adik laki-laki dan perempuan. Kami semua tinggal di rumah bersama ayah dan ibu saya. Saya memiliki banyak kerabat, teman dan keluarga di Kazakhstan,''kata Sultan Zaurbek.
Perkenalan Sultan Zaurbek dengan tinju dimulai ketika masa kecilnya memasuki usia balita. Dia mengenal tinju dari ayahnya. ''Saya mulai pergi ke sasana tinju pada usia sembilan tahun, ayah saya juga seorang atlet. Pertama kali saya mengenakan sarung tinju adalah saat saya berusia tiga tahun dan saya telah bertinju hingga hari ini,"ungkapnya.
Lihat Juga :