Babak Belur di Kelas Baru, Ini Saran Sulaiman buat Chocolatito

Senin, 25 Desember 2017 - 00:43 WIB
Babak Belur di Kelas...
Babak Belur di Kelas Baru, Ini Saran Sulaiman buat Chocolatito
A A A
MEXICO CITY - Ketika memasuki tahun 2017, Roman "Chocolatito" Gonzalez merupakan petinju yang cukup disegani. Dia berstatus sebagai juara dunia kelas terbang super WBC tak terkalahkan. Mantan juara dunia empat divisi itu juga dinilai sebagai petinju pound-for-pound terbaik.

Namun, petinju berkebangsaan Nikaragua itu justru berada dalam kondisi sebaliknya di akhir 2017, bahkan sempat berada di persimpangan jalan dalam kariernya.

Gonzalez harus menelan dua kekalahan secara beruntun dari petinju Thailand, Wisaksil Wangek alias Srisaket Sor Rungvisai. Pada pertemuan pertama, Gonzalez mengalami kekalahan angka mayoritas, dan di laga ini untuk kali pertama dalam kariernya dia tersungkur di kanvas.

Dalam tarung ulang kontra Wangek, Gonzalez menderita kekalahan KO di ronde keempat. Alhasil, dua pertempuran di tahun ini semuanya berakhir dengan kekalahan.

Sebelumnya, petinju berusia 29 tahun ini penampilannya penuh dengan kekuatan tak terkalahkan, hingga pada akhirnya semuanya itu runtuh ketika dia naik ke kelas terbang super.

Dalam debutnya di kelas 115pon, Gonzalez memang merebut kemenangan angka dan merebut mahkota WBC dari Carlos Cuadras. Akan tetapi, wajahnya benar-benar babak belur.

Meskipun saat ini Gonzalez kembali berlatih dengan tujuan merebut gelar juara kelas terbang super lagi. Namun, banyak yang memiliki keyakinan bahwa pemilik rekor 46-2 (38KO) itu bukan petinju yang sama untuk kelas terbang super, dan sudah sepatutnya kembali turun ke kelas terbang (112pon).

Pendapat tersebut ternyata juga diamini oleh Presiden World Boxing Council (WBC), Mauricio Sulaiman. "Semua juara hebat kalah, dan dia adalah salah satu pemain hebat," ungkap Sulaiman, seperti dilansir Boxing Scene.

"Saya tidak yakin apakah divisi kelas terbang super itu tepat untuknya, mungkin dia ingin kembali ke kelas terbang, di mana dia memiliki lebih banyak kekuatan dan daya tahan," jelasnya.
(nug)
Berita Terkait
Biodata dan Agama Fernando...
Biodata dan Agama Fernando Martinez, Petinju Terkejam Kelas Bantam Junior yang Tak Terkalahkan
Akhir Era Keemasan Petinju...
Akhir Era Keemasan Petinju Kelas Bantam Junior 52,1 Kg?
Roman Gonzalez sang...
Roman Gonzalez sang Juara 4 Divisi Kejar Sejarah di Kelas Bantam
Murodjon Akhmadaliev...
Murodjon Akhmadaliev KO Ronny Rios, Perpanjang Status Raja KO
Srisaket Sor Rungvisai...
Srisaket Sor Rungvisai Mau Pulangkan Sabuk Kelas 52,2 Kg Ke Thailand
Junto Nakatani, Namanya...
Junto Nakatani, Namanya Dikenal Berkat Robohkan Andrew Moloney di Detik-detik Akhir Pertarungan
Berita Terkini
Format Baru FIFA Bikin...
Format Baru FIFA Bikin Jalan Argentina Lebih Mulus di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Haaland Soroti VAR 3...
Haaland Soroti VAR 3 Menit saat Mbappe Gagal Penalti Lawan Maroko
3 jam yang lalu
Prancis Menanti Pemenang...
Prancis Menanti Pemenang Spanyol vs Belgia: Siapa Lebih Berbahaya di Semifinal?
5 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
6 jam yang lalu
Mbappe Tembus 20 Gol,...
Mbappe Tembus 20 Gol, Deretan Rekor Warnai Kemenangan Prancis
8 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved