alexametrics

Liga Champions 2018/2019

Bukan Messi, Justru Ronaldo yang Tamat di Liga Champions

loading...
Bukan Messi, Justru Ronaldo yang Tamat di Liga Champions
Stempel top skor Liga Champions 2018/2019 semakin melekat pada Lionel Messi. Pasalnya, musuh bebuyutannya Cristiano Ronaldo sudah tak dapat menambah jumlah perhitungan golnya / Reuters
A+ A-
BARCELONA - Stempel top skor Liga Champions 2018/2019 semakin melekat pada Lionel Messi. Gambaran itu terjadi setelah La Pulga berhasil mengantarkan Barcelona lolos ke semfinal usai menyingkirkan Manchester United dengan agregat 4-0 di Camp Nou, Rabu (17/4) WIB.

Pada pertandingan perempat final Liga Champions itu, Messi menyumbangkan dua gol kemenangan Barcelona. Samentara satu gol tambahan tuan rumah dicetak Philippe Coutinho. (Baca juga: Kedigdayaan Lionel Messi buat Manchester United Tereliminasi)

Messi sukses menghipnotis 99 ribu lebih penonton Barcelona. Ini mengacu pada statistik permainan pemain mungil bernomor punggung 10 selama tampil melawan United di Camp Nou.



Statistik membeberkan bahwa Messi melakukan 103 sentuhan, 78 kali melakukan operan, tujuh melakukan tendangan, dan dua sepakan berhasil menggetarkan gawang United. Itu merupakan catatan fenomenal yang dibuat Messi dalam satu pertandingan.

Saat ini Messi diketahui telah membukukan 110 gol dalam 133 penampilannya di Liga Champions. Sebanyak 24 gol dari 32 pertandingan yang telah dimainkan di kompetisi Eropa lahir melawan klub asal Inggris.

Berkat kontribusi besar yang diberikan Messi, pemain yang kerap dikenal dengan julukan La Pulga itu kian dekat untuk merebut penghargaan sepatu emas di kompetisi Eropa. Tak berlebihan jika Messi bakal mendapatkan penghargaan tersebut.

Pasalnya, musuh bebuyutannya Cristiano Ronaldo sudah tak dapat menambah jumlah perhitungan golnya setelah gagal mengantarkan Juventus ke semifinal. Messi, yang sudah mengoleksi 10 gol di Liga Champions musim ini makin di atas angin.

Hanya ada dua pemain yang bisa menghancurkan mimpi Messi meraih stempel top skor Liga Champions, yakni Harry Kane (Tottenham Hotspur) dan Sergio Aguero (Manchester City), yang sama-sama sudah mengoleksi lima gol. Namun, satu di antara mereka akan gugur mengingat dua kesebelasan bakal menjalani laga leg kedua perempat final, Kamis (18/4) dini hari WIB.

Tenggelamkan Karier David de Gea


Messi tidak hanya mengakhiri kutukan mencetak gol di perempat final Liga Champions sejak April 2013 di ParĂ­s saja. Pemain berpaspor Argentina itu secara tidak langsung menenggelamkan karier David de Gea.

Ini berkaitan dengan penampilannya di Camp Nou. Pada laga ini De Gea punya rapor merah mengingat ketiga gol tuan rumah yang berhasil menggetarkan gawang United lahir lewat tendangan dari luar kotak penalti.

Ini pertama kalinya dia kebobolan dari proses yang sama sebagai kiper United di semua kompetisi. Celakanya, dalam dua kesempatan kunjungan ke Camp Nou, De Gea selalu kebobolan tiga gol.

Pertama, ketika De Gea masih membela Atletico Madrid di musim 2010/2011. Saat itu Barcelona menang dengan skor 3-0 dan Messi mencetak hat-trick. Sekarang peristiwa itu kembali terulang.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak