alexametrics

Trauma Kalah TKO, Amir Khan: Lupakan Kekalahan dari Crawford

loading...
Trauma Kalah TKO, Amir Khan: Lupakan Kekalahan dari Crawford
Trauma Kalah TKO, Amir Khan: Lupakan Kekalahan dari Crawford/Sky Sports
A+ A-
JEDDAH - Trauma kekalahan TKO dari Terence Crawford masih membekas di benak Amir Khan. Luka lama yang dialami Khan pada pertarungan 20 April 2019 lalu membuatnya berhati-hati menjelang melawan Billy Dib pada Jumat, 12 Juli besok, di Jeddah, Arab Saudi.

Mantan juara dunia Kelas Welter Ringan WBA dan IBF asal Inggris itu meminta publik tinju melupakan kekalahan TKO di ronde keenam dari Crawford yang merupakan juara dunia Kelas Welter WBO. Khan ingin bangkit saat melawan Dib, mantan juara dunia Kelas Bulu IBF asal Australia tersebut.

"Aku ingin orang-orang melupakan mengenai pertarungan terakhir melawan Crawford, maju. Kembali ke jalur kemenangan, raih kemenangan bagus dan menunjukkan kemampuan saya di Arab Saudi,’’kata Khan kepada Sky Sports..



Khan berharap jika bisa mengalahkan Dib akan menjadi pembuka jalan baginya untuk kembali ke dalam ring perebutan gelar juara di masa depan. Salah satunya, dia ingin menantang Manny Pacquiao sebelum pensiun. "Aku harus memastikan (bertarung) sesuai gaya saya,’’kata Khan.

"Jika saya ingin suatu hari nanti bertarung untuk perebutan gelar yang lainnya, aku harus bisa melewati petinju ini dan aku tahu Billy datang untuk menang,’’ujarnya. "Dia dua kali juara dunia dan begitu juga aku. Aku tahu ini tidak mudah. Aku harus memastikan fokus ke pertarungan,’’lanjutnya.

Dib yang kehilangan gelarnya saat kalah angka dari Tevin Farmer tahun lalu, harus naik kelas untuk menghadapi Khan. Petinju berjuluk The Kid itu pun siap untuk meladeni tantangan Khan. "Saya merasa benar-benar siap menghadapi tantangan. Saya tidak akan bertarung jika saya tidak yakin bisa menang. Saya pasti menang di sini,’’ujarnya.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak