alexametrics

Koma, Perdarahan Otak, Maxim Dadashev Meninggal Usai Bertarung

loading...
Koma, Perdarahan Otak, Maxim Dadashev Meninggal Usai Bertarung
Koma, Perdarahan Otak, Maxim Dadashev Meninggal Usai Bertarung/Sky Sports
A+ A-
MARYLAND - Duel dengan Subriel Matias menjadi akhir pertarungan Maxim Dadashev untuk selamanya. Petinju Rusia itu meninggal setelah mengalami koma seusai pertarungan pada Jumat malam (19/7).

Dadashev meninggal dalam usia 28 tahun setelah mengalami perdarahan di otak seusai pertarungan melawan petinju asal Puerto Rico tersebut. Dia meninggal saat perawatan di Rumah Sakit di Maryland, Amerika Serikat. Sebelum meninggal, Dadashev sempat menjalani operasi untuk mengeluarkan darah di otaknya.

Dalam pertarungan tinju Kelas Welter Ringan tersebut, pelatih Buddy McGirt menyetop duel Dadashev kontra Subriel di ronde 11. Petinju kelahiran St Petersburg itu tidak terkalahkan dalam 13 duel sebelum melawan Subriel di MGM National Harbor, Washington D.C. "Ini sangat menyedihkan. Tak ada kata yang bisa diucapkan," kata Presiden Federasi Tinju Rusia, Umar Kremlev kepada Sport Express.





Setelah ini, Federasi Tinju Rusia akan melakukan penyelidikan mengenai penyebab kematian Dadashev. Federasi Tinju Rusia juga yang akan mengurus semua biaya pemakaman Dadashev dan memberikan kompensasi untuk keluarganya.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak