alexametrics

Cincinnati Terbuka 2019

Novak Djokovic Memburu Rekor di Cincinnati

loading...
Novak Djokovic Memburu Rekor di Cincinnati
Novak Djokovic tengah berburu rekor di Cincinnati Terbuka. Foto NDTV
A+ A-
CINCINNATI - Novak Djokovic tengah memburu rekor di Cincinnati Terbuka 2019. Peluangnya pun terbuka setelah lolos ke semifinal usai mengalahkan petenis Prancis Lucas Pouille 7-6, 6-1, di Lindner Family Tennis Center Cincinnati, Amerika Serikat.

Di semifinal, Djokovic akan menghadapi Danii Medvedev. Saat ini Djokovic mencatatkan 63-14 di perempat final Turnamen Masters 1000. Dia terpaut dua kemenangan lagi dari peluang mengangkat gelar Turnamen Masters 1000 ke-34 dalam kariernya.

Musim lalu dengan menjadi juara di Cincinnati, Djokovic akhirnya berhasil melengkapi koleksi sembilan gelar Turnamen Masters 1000 yang dikenal dengan Golden Masters. Petenis nomor satu dunia itu berpeluang mempertahankan gelar Cincinnati Terbuka sekaligus memburu rekor fantastis dalam kariernya.



Djokovic diprediksi bakal mampu mengatasi perlawanan Medvedev. Pasalnya, secara head to head Djokovic unggul 3-1 atas Medvedev. Petenis Rusia itu hanya menang pada pertemuan terakhir mereka di Monte Carlo awal musim ini.

Djokovic menilai permainan Medvedev mirip dengan Pouille. Artinya, dia yakin mampu mengatasi petenis Rusia tersebut seperti saat mengalahkan Pouille. Menghadapi Pouille, Djokovic hanya kehilangan empat gamedari tiga set melawan petenis berkebangsaan Prancis itu. Djokovic mengalahkan Pouille 7-6, 6-1 dalam waktu 1 jam 26 menit.

Dengan pencapaian kali ini, Djokovic setidaknya melenggang ke empat semifinal dari lima turnamen beruntun terakhir yang dilakoninya dan petenis unggulan pertama tersebut melaju ke semifinal di Cincinnati Terbuka untuk ketujuh kali. “Saya pikir dia (Pouille) bermain dengan bagus di set pertama. Kami mempertahankan service game kami dengan cukup nyaman sampai babak tie break. Saya lalu harus tetap bertahan, sangat fokus, dan tidak menurunkan level permainan saya. Sementara permainan Pouille menurun. Dia melakukan pelanggaran ganda dan melewatkan beberapa pengembalian forehandyang tentu membuatnya harus melalui babak tie break,” papar Djokovic, dilansir ATP.

“Di awal set kedua, saya tahu sangat penting untuk mencoba mematahkan servisnya dengan segera dan mendapatkan keuntungan yang berhasil saya lakukan. Saya menyelesaikan pertandingan kali ini dengan benarbenar baik,” tutur petenis Serbia tersebut.

Medvedev lolos ke semifinal setelah menang, 6-2, 6-3, atas rekan senggaranya, Andrey Rublev. Kemenangan Medvedev dianggap luar biasa karena Rublev membuat kejutan. Dia mengalahkan Nikoloz Basilashvili, mantan pemain nomor tiga dunia Stan Wawrinka, dan luar biasanya lagi Rublev mengalahkan juara Cincinnati tujuh kali Roger Federer.

“Saya bermain bagus. Saya pikir saya berhasil menekan Rublev langsung. Karena, saya punya setiap pertandingan yang saya mainkan di sini. Di kedua set saya mematahkannya lebih awal dan memberi saya banyak kepercayaan diri. Itu akan saya lakukan lagi di semifinal,” kata Medvedev.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak