alexametrics

Si Cantik Yaroslava Mahuchikh Bintang Baru Penakluk Mistar 2,04 M

loading...
Si Cantik Yaroslava Mahuchikh Bintang Baru Penakluk Mistar 2,04 M
Si Cantik Yaroslava Mahuchikh Bintang Baru Penakluk Mistar 2,04 M/IAAF
A+ A-
Medali emas lompat tinggi memang menjadi milik Mariya Lasitskene. Namun, yang menjadi bintang adalah Yaroslava Mahuchikh dari Ukraina.Ya, dara cantik 18 tahun itu memecahkan rekor dunia lompat tinggi U-20. Remaja ABG cantik itu menjadi bintang dalam Kejuaraan Dunia Atletik IAAF 2019 di Doha, Qatar.

Tidak hanya sekali tapi dua kali, ketika dia melewati mistar 2.02 meter dan 2.04 meter."Bintang baru telah lahir," demikian surat kabar nasional Spanyol, El Mundo dalam headlinenya. Pujian yang terkesan hiperbola dilontarkan juara Olimpiade 2016, Ruth Beitia. Ruth yang kini pensiun dan menjadi komentator di televisi nasional menyebut Mahuchikh,’’Moooother of God!”

Prestasi dara cantik jangkung yang mampu melewati mistar 2.04 meter itu menjadi viral di negara-negara Hispanik. Mahuchikh menaklukkan rekor milik Olga Turchak (saat masih bernama Uni Soviet) dan Heike Balck (Jerman Timur) masing-masing dari tahun 1986 dan 1989.



Si Cantik Yaroslava Mahuchikh Bintang Baru Penakluk Mistar 2,04 M


Mahuchikh tidak menyangka akan bisa melompat setinggi itu. Sebelum berlomba, Mahuchikh hanya berusaha melakukan yang terbaik. Lompatan terbaik Mahuchikh ditorehkan di tempat yang sama dalam kejuaraan atletik Diamond League dengan lompatan setinggi 1,96 meter. Catatan itu menjadikannya sebagai pemenang termuda di usia 17 tahun.

"Biasanya saya berhenti ketika sudah mencapai lompatan terbaik secara pribadi. Jadi, ketika pada lompatan 2,02 meter, saya akan berhenti. Tapi, saya melihat pelatih saya (Tetyana Stepanova) dan saya bilang ingin melanjutkan. Dia melihat saya bisa melanjutkan, jadi dia membiarkan saya,"ungkapnya.

’’Adrenalin saya tertantang saat itu dan saya ingin melompat lebih tinggi. Pada kesempatan 2,04m, setelah kegagalan pertama saya, saya berpikir, "Saya bisa mendapatkan ketinggian itu, tapi saya tidak yakin saya bisa mendapatkan 2,06m."

Kendati tidak bisa mencapai 2.06 meter, Mahuchikh akan mencoba di kesempatan lain. "Saya masih junior tahun depan, jadi saya akan menghemat tinggi itu - 2,06 meter- untuk waktu yang lain, mungkin tahun depan," tambahnya.

Dia akan mencoba mewujudkannya saat Kejuaraan Dunia U-20 IAAF di Nairobi pada Juli 2020. Kota yang sama tempat dia memenangkan gelar U-18 dunia pada 2017.

’’Sejujurnya, saya mengharapkan prestasi yang baik, saya datang ke sini dengan sangat siap. Tapi tidak ada yang seperti ini, saya tidak percaya sebelumnya bahwa saya akan melompat 2,04m,"akunya.

Stepanova membenarkan bahwa dialah yang menyarankan kepada Mahuchikh untuk mengambil tiga percobaan pada lompatan 2,04m. Hingga akhirnya dia mampu menaklukkan mistar di ketinggian 2,04 meter.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak