Bos Mercedes Jelaskan Miskomunikasi Radio Antara Tim dan Bottas di GP Belgia
Senin, 31 Agustus 2020 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Wolff menjelaskan, setelah balapan Mercedes setuju dengan pembalapnya untuk membatasi penggunaan mode performa tinggi, jika mereka perlu bertahan dari Verstappen.
"Tidak ada aturan yang berlaku antara kedua pembalap, mereka diizinkan dan bebas balapan. Kami sepakat dan mendiskusikan bahwa kami jelas memiliki jumlah pengambilan alih yang terbatas, kami akan mencoba untuk tidak menggunakannya melawan satu sama lain, atau yang terakhir melawan satu sama lain, karena selalu ada risiko membutuhkannya terhadap Max atau mobil lain," ujar Wolff dilansir Crash.
“Inilah yang kami maksud dan dengan Valtteri, jelas ini mungkin miskomunikasi antara dia dan beberapa orang. Dan itulah mengapa kami mengulanginya," tambah Wolff.
Setelah kalah untuk balapan keenam berturut-turut, Bottas sekarang terpaut 50 poin dari Hamilton di klasemen kejuaraan dunia. Bottas tetap di belakang Verstappen di tempat ketiga, meskipun ia terpaut tiga poin dari pembalap Red Bull itu.
"Tidak ada aturan yang berlaku antara kedua pembalap, mereka diizinkan dan bebas balapan. Kami sepakat dan mendiskusikan bahwa kami jelas memiliki jumlah pengambilan alih yang terbatas, kami akan mencoba untuk tidak menggunakannya melawan satu sama lain, atau yang terakhir melawan satu sama lain, karena selalu ada risiko membutuhkannya terhadap Max atau mobil lain," ujar Wolff dilansir Crash.
“Inilah yang kami maksud dan dengan Valtteri, jelas ini mungkin miskomunikasi antara dia dan beberapa orang. Dan itulah mengapa kami mengulanginya," tambah Wolff.
Setelah kalah untuk balapan keenam berturut-turut, Bottas sekarang terpaut 50 poin dari Hamilton di klasemen kejuaraan dunia. Bottas tetap di belakang Verstappen di tempat ketiga, meskipun ia terpaut tiga poin dari pembalap Red Bull itu.
(zil)
Lihat Juga :