alexametrics

Manchester City Tak Boleh Main di Liga Champions, Fans Liverpool Girang

loading...
Manchester City Tak Boleh Main di Liga Champions, Fans Liverpool Girang
Manchester City dilarang bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan. Hukuman yang dijatuhkan UEFA langsung mendapat reaksi dari fans Liverpool. Foto: Tribuna
A+ A-
LIVERPOOL - Manchester City dilarang bermain di Liga Champions selama dua musim ke depan. Hukuman yang dijatuhkan UEFA langsung mendapat reaksi dari fans Liverpool.

Liverpool memang terlibat persaingan sengit dengan Manchester City dalam beberapa musim terakhir. Di pentas Eropa, si Merah adalah juara bertahan Liga Champions, tetapi tahun lalu Liverpool gagal memenangkan liga setelah trofi diambil Manchester City.

Sekarang Liverpool berada di atas angin lantaran unggul 22 poin di atas Manchester City pada tabel klasemen Liga Inggris. Penderitaan Manchester City tidak berhenti sampai di situ: the Citizens didera sanksi berupa larangan tampil di Eropa karena diduga membuat laporan keuangan fiktif.



Fans Liverpool langsung "merayakan" sanksi tersebut. Lewat saluran media sosial, komunitas pecinta si Merah menertawakan nasib Manchester City. (Baca juga: Manchester City Dihukum Larangan Tampil di Liga Champions Dua Musim)

"Ini kenyataan bos! Manchester City tertinggal 22 poin di belakang kami, dan mereka curang! Sungguh manis! Apa yang bisa dikatakan semua haters sekarang? Masih adakah cinta untuk City?" tulis penggemar Liverpool, Will Frost di akun Twitter @will_frost, Sabtu (15/2/2020).

"Cuma mengingatkan, Juergen Klopp babak belur oleh pers lantaran memainkan pemain muda di Piala Liga Inggris. Sementara Pep Guardiola (pelatih City) menipu dengan memainkan pemain ilegal untuk membuka jalan mereka menuju gelar," tulis fans lain, pemilik akun @UnbearableLFC.

Sekadar informasi, hukuman tersebut dijatuhkan UEFA pada Sabtu (15/2/2020) waktu Indonesia, lantaran Manchester City dinilai membuat laporan keuangan fiktif selama 2012 hingga 2016. Kubu the Citizens bisa melayangkan banding lewat Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk meringkankan hukuman.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak