alexametrics

Guardiola Sebut Man City Siap Hadapi Raja Liga Champions

loading...
Guardiola Sebut Man City Siap Hadapi Raja Liga Champions
Pep Guardiola menyebut Man City siap menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Foto: reuters
A+ A-
MANCHESTER - Manchester City (Man City) tidak peduli dengan hukuman larangan tampil di Liga Champions selama dua musim. The Citizens tetap antusias menyambut leg pertama babak 16 besar kontra Real Madrid.

Walau sedang mengajukan banding, musim ini bisa dianggap kesempatan terakhir bagi Pep Guardiola untuk memenangi gelar Liga Champions bersama Man City. Sebab, jika gagal, tim asuhannya baru bisa hadir lagi di kompetisi Eropa pada 2022/2023.

Sedangkan masa tugas Guardiola di Etihad Stadium akan habis pada 2021. Artinya, setiap pertandingan di babak gugur kini tidak ubahnya final bagi pelatih asal Spanyol itu. Prinsip ini yang diusungnya kala menyambangi Madrid di Santiago Bernabeu, Kamis (27/2).

Guardiola mengakui betapa beratnya beban yang dipikul Man City saat nanti melawan armada Zinedine Zidane. Apalagi, Madrid sedang mencari pelampiasan setelah melewati dua partai La Liga tanpa kemenangan. Setelah ditahan Celta Vigo 2-2, mereka dipermalukan Levante 0-1.



Selain itu, Madrid jauh lebih berpengalaman di Liga Champions dan sempat meraih tiga gelar beruntun dalam lima musim terakhir. Karena itu, Guardiola berharap pengetahuannya mengenai Los Blancos bisa membantu Man City meraih modal positif.

“Saya pernah beberapa kali menghadapi mereka baik sebagai pemain maupun pelatih. Saya selalu punya kekaguman luar biasa terhadap sejarah klub itu. Saya tahu betapa sulitnya menghadapi pemain berkualitas yang mereka miliki,” ujar Guardiola, dilansir skysport.

Guardiola punya sejarah panjang dengan Madrid baik ketika masih merumput, atau saat melatih. Waktu menjadi gelandang bertahan, dia sudah 18 kali jumpa Los Galacticos, dan mencatat delapan menang, tujuh imbang dan enam kalah, dengan enam assist tanpa gol.

Sedangkan waktu bertugas di sisi lapangan, Guardiola sempat 17 kali bersua Madrid dan membukukan sembilan menang, empat imbang dan empat kalah. Masalahnya, dia sudah cukup lama tidak meladeni salah satu raksasa Spanyol itu di laga resmi.

Terakhir kali Guardiola bertemu Madrid pada semifinal Liga Champions 2013/2014 bersama Bayern Muenchen. Kala itu dia harus gigit jari karana kalah agregat 0-5 (0-1, 0-4). Lalu, kali terakhir Man City bentrok Madrid pada semifinal 2015/2016, dengan hasil 0-0 dan tumbang 0-1.

“Saya tidak tahu sudah berapa final yang dimainkan atau berapa kali mereka mengangkat gelar. Bagi kami, mungkin hanya Claudio (Bravo, bersama Barcelona) yang pernah memenangi Liga Champions. Selebihnya, kami tidak punya pemain yang pernah juara di kompetisi itu,”lanjut guardiola.

“Tapi, kami punya hasrat menjadi diri sendiri. Kami bisa menang, kami juga bisa saja kalah. Namun, kami harus menjadi diri sendiri selama 180 menit (dua pertandingan) menghadapi Madrid. Melawan raja turnamen ini, kami akan mengerahkan yang terbaik,” tandas Guardiola.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak