Ketua IMI Jateng Temui Judiarto di Jakarta Minta Maaf Terkait Gelaran Motocross MXGP

Jum'at, 11 September 2020 - 19:58 WIB
loading...
Ketua IMI Jateng Temui...
Pertemuan silaturahmi itu bertujuan menyampaikan permintaan maaf, Pak Kadar – panggilan Kadarusman – kepada Judiarto sebagai salah satu direktur PT. ASI (Arena Sirkuit International), promotor lokal penyelenggara kejuaraan dunia motocross MXGP di Indonesi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum IMI Provinsi Jawa Tengah non-aktif, Kadarusman didampingi dua sahabatnya dan seorang putrinya menemui Judiarto di Jakarta, pekan lalu. Pertemuan silaturahmi itu bertujuan menyampaikan permintaan maaf, Pak Kadar – panggilan Kadarusman – kepada Judiarto sebagai salah satu direktur PT. ASI (Arena Sirkuit International), promotor lokal penyelenggara kejuaraan dunia motocross MXGP di Indonesia.

"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf atas kekhilafan yang terjadi, Atas tindakan saya terkait penyelenggaraan MXGP di Semarang tahun 2018 lalu," ujar Pak Kadar langsung kepada Judiarto di sebuah restaurant Jepang, Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Judiarto yang mantan Ketua Umum IMI DKI Jakarta, yang hanya didampingi Susi Manurung biasa disapa Kiki Manurung selaku Kuasa Hukum. Kejadian bermula, ketika usai penyelenggaraan kejuaraan dunia motocross di Mijen, Semarang Barat, Pak Kadar melaporkan PT ASI dengan Judiarto menganggap laporan pertanggungjawaban tak sesuai realisasi di lapangan terhadap dana hibah dari Pemkot Semarang sebesar Rp 18 miliar.

Namun persoalan itu dirasa salah alamat, karena Judiarto dengan perusahaan yang dipimpinnya hanya seorang kontraktor penyelenggara event. “Saya hanya salah satu dari beberapa kontraktor dan pelaksana pekerjaan pada event MXGP di Semarang tahun 2018 itu” jelas Judiarto kepada media, Jumat (11/9/2020).

Merasa dicemarkan nama baiknya, Judiarto balik melaporkan Pak Kadar kepada Bareskrim Mabes Polri atas pasal pencemaran nama baik. Rupanya, pihak Bareskrim merespon positif pelaporan tersebut dengan melakukan penyelidikan, panggil para saksi termasuk Pak Kadar dan telah ditetapkan P21 (berkas kasus lengkap).

Sejak itu, Pak Kadar mulai goyang. Apalagi pada November 2019, Pak Kadar disanksi IMI Pusat dengan menonaktifkan sebagai Ketum IMI Jawa Tengah selama 1 tahun, karena dianggap membawa IMI ke persoalan hukum. Pada Agustus 2020, berkas kasus pencemaran nama baik oleh Pak Kadar naik menjadi P-21. Artinya, kasus masuk tahap kedua dari polisi ke Kejaksaan.

Pak Kadar yang telah berusia 70 tahun pun harus siap-siap menerima konsekuensi: masuk bui. Sebelum semua terlambat, Pak Kadar menyempatkan waktu untuk bertemu langsung Judiarto menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya, sekaligus agar kasusnya tak perlu dilanjutkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Delvintor Alfarizi,...
Delvintor Alfarizi, Crosser Binaan AHM Siap Taklukkan Sirkuit Loket
Dukungan Penuh Komunitas...
Dukungan Penuh Komunitas Honda untuk Crosser AHRT di MXGP Lombok 2024
Duo Crosser Astra Honda...
Duo Crosser Astra Honda Raih Hasil Positif di Kualifikasi MXGP Lombok 2024
Hasil FP1 MXGP Lombok...
Hasil FP1 MXGP Lombok 2024: 2 Crosser Astra Honda Berjuang Keras Tembus 10 Besar
Dapat Bisikan dari Delvintor,...
Dapat Bisikan dari Delvintor, Arsenio Algifari Optimistis Tampil Maksimal di MXGP NTB 2024
MXGP 2024: 2 Crosser...
MXGP 2024: 2 Crosser Astra Honda Siap Guncang Sirkuit Selaparang
ASDP Operasikan 23 Kapal...
ASDP Operasikan 23 Kapal Dukung Motorcross Grand Prix MXGP Seri 2 di Lombok
MXGP 2024 Digelar di...
MXGP 2024 Digelar di NTB, Sandiaga Ajukan Rp30 Miliar ke Kemenkeu
Sandiaga Yakin MXGP...
Sandiaga Yakin MXGP 2024 Bakal Gerakkan Sport Tourism di Indonesia
Special Bola
Target Victor Dethan...
Liga Indonesia
Target Victor Dethan di Persija Jakarta: Antar Macan Kemayoran Juara Super League!
Pria Ini Jual Unta demi...
Bola Dunia
Pria Ini Jual Unta demi Saksikan Laga Timnas Argentina vs Yordania di Piala Dunia 2026
Antonio Conte Segera...
Bola Dunia
Antonio Conte Segera Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Italia, Ditargetkan Bersinar di Piala Dunia 2030!
Rekomendasi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved