Lorenzo Kirimkan Pesan pada Pemenang MotoGP Misano

loading...
Lorenzo Kirimkan Pesan pada Pemenang MotoGP Misano
Jorge Lorenzo memberikan ucapan selamat pada Franco Morbidelli atas keberhasilannya merebut podium pertama pada seri keenam MotoGP di Grand Prix San Marino, Minggu (13/9/2020) / Foto: Twitter Jorge Lorenzo
A+ A-
LUGANO - Jorge Lorenzo memberikan ucapan selamat pada Franco Morbidelli atas keberhasilannya merebut podium pertama pada seri keenam MotoGP di Grand Prix San Marino, Minggu (13/9/2020). Hal itu disampaikannya melalui media sosial Twitter pribadinya.

Ini merupakan kali pertama Morbidelli merebut kemenangan pertamanya di MotoGP. Prestasi itu membuktikan bahwa perbedaan motor satelit dengan pabrikan sudah menghilang dan itu dibuktikannya dengan hasil positif yang diraih anak didik Valentino Rossi tersebut. (Baca juga: Kemenangan Morbidelli Hasil Sentuhan Tangan Dingin Valentino Rossi)

Lorenzo, sebagai pembalap uji coba Yamaha tak bisa tinggal diam begitu saja untuk tidak memberikan ucapan selamat pada pembalap gado-gado Italia-Brasil tersebut. Melalui saluran media sosial pribadinya, dia memposting gambar Morbidelli serta Ramon Forcada, yang dianggap sukses menjadi kepala kru tim Satelit Petronas SRT.

"Bahagia untuk Morbidelli, saya selalu menyukainya. Selain memiliki bakat dia tampak seperti orang baik. Selamat juga untuk Ramon Forcada dan juga Wilco Zeelenberg," tulis Lorenzo.



Forcada diketahui merupakan mantan kepala kru Maverick Vinales. Keduanya mengakhiri kolaborasi dipengujung musim 2018. Kemenangan Morbidelli ini merupakan hasil kerja kerasnya setelah pekerjaan yang panjang sejak tahun lalu. (Baca juga: Mustahil Kalahkan Tim Pabrikan, Morbidelli Enggan Bidik Titel Juara Dunia MotoGP)

"Ini adalah fenomena. Dia memiliki pengalaman yang luar biasa, keterampilan, banyak pengetahuan teknis dan merupakan orang yang sangat cerdas. Saya sangat suka bekerja dengannya, dia adalah orang yang sangat fokus pada hasil dan performa motor," ungkap Forcada.

Di lain pihak, Morbidelli memuji kolaborasinya dengan Forcada. Dia menyebut di bagian teknis Forcada mungkin sudah tak muda lagi. Namun, pembalapnya akhirnya menyadari pola pikirnya dalam pengembangan motor M1.



"Mungkin terkadang dia (Forcada) menunjukkan perilaku yang mungkin tampak aneh bagi orang yang lebih muda, tetapi pada akhirnya ini tentang mengenalnya, memahami dia, dan mengetahui bagaimana cara dia berpikir," pungkas Morbidelli.
(sha)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top