Sempat Disorot FIA, Hamilton Tetap Keras Teriak Keadilan Ras
Rabu, 16 September 2020 - 23:04 WIB
loading...
Juara dunia Formula 1 (F1) enam kali Lewis Hamilton (kanan) menegaskan tidak akan berhenti mengampanyekan keadilan rasial/Foto/sportsbase.io
A
A
A
LONDON - Juara dunia Formula 1 (F1) enam kali Lewis Hamilton menegaskan tidak akan berhenti mengampanyekan keadilan rasial dengan caranya. Pembalap Mercedes itu sempat mendapat sorotan Federasi Otomotif Internasional (FIA) karena mengenakan kaus bertuliskan 'Arrest the cops who killed Breonna Taylor'.
FIA telah mengonfirmasi tidak akan ada penyelidikan atas tindakan Hamilton di Grand Prix Tuscan, Italia, Minggu (13/9/2020). Hamilton memang dikenal sebagai sosok yang peduli kesetaraan ras. (Baca juga: FIA Selidiki Hamilton Terkait Kaus 'Tangkap Polisi Pembunuh Breonna Taylor' ).
Dia tak hanya kepeduliannya terhadap Breonna Taylor, seorang tenaga medis perempuan kulit hitam berusia 26 tahun yang menjadi orban penembakan polisi di Louisville, Kentucky, AS, pada 13 Maret lalu.
Pembalap Inggris itu secara teratur mengenakan kaus 'Black Lives Matter' sebagai penghormatan atas meninggalnya warga Afrika-Amerika George Floyd yang meninggal dunia setelah lehernya ditekan dengan lutut oleh polisi AS. (Baca juga: Catat, Lorenzo Enggak Bakal Jadi Pembalap Ducati Corse ).
Dalam sebuah posting di Instagram, Hamilton mengatakan kepada 20 juta pengikutnya: "Anda tahu, saya tidak akan berhenti, saya tidak akan menyerah, saya tidak akan menyerah menggunakan platform ini untuk menjelaskan apa yang saya yakini benar."
FIA telah mengonfirmasi tidak akan ada penyelidikan atas tindakan Hamilton di Grand Prix Tuscan, Italia, Minggu (13/9/2020). Hamilton memang dikenal sebagai sosok yang peduli kesetaraan ras. (Baca juga: FIA Selidiki Hamilton Terkait Kaus 'Tangkap Polisi Pembunuh Breonna Taylor' ).
Dia tak hanya kepeduliannya terhadap Breonna Taylor, seorang tenaga medis perempuan kulit hitam berusia 26 tahun yang menjadi orban penembakan polisi di Louisville, Kentucky, AS, pada 13 Maret lalu.
Pembalap Inggris itu secara teratur mengenakan kaus 'Black Lives Matter' sebagai penghormatan atas meninggalnya warga Afrika-Amerika George Floyd yang meninggal dunia setelah lehernya ditekan dengan lutut oleh polisi AS. (Baca juga: Catat, Lorenzo Enggak Bakal Jadi Pembalap Ducati Corse ).
Dalam sebuah posting di Instagram, Hamilton mengatakan kepada 20 juta pengikutnya: "Anda tahu, saya tidak akan berhenti, saya tidak akan menyerah, saya tidak akan menyerah menggunakan platform ini untuk menjelaskan apa yang saya yakini benar."
Lihat Juga :