Start dari Posisi 10 di GP Prancis, Rossi Hanya Bisa Pasrah
Minggu, 11 Oktober 2020 - 12:35 WIB
loading...
Valentino Rossi pasrah setelah dirinya akan start dari posisi 10 di MotoGP Prancis. Foto : Reuters
A
A
A
LE MANS - Valentino Rossi hanya bisa pasrah setelah akan memulai balapan dari posisi 10 di MotoGP Prancis . Hasil tersebut jelas sesuatu yang tak diingginkan Rossi bersama Yamaha .
Dari hasil kualifikasi di Sirkuit Le Mans, Sabtu (10/10/2020) lalu, posisi terdepan diraih Fabio Quartararo . Adapun posisi kedua dan ketiga diraih Jack Miller serta Danilo Petrucci . (Baca juga : Fabio Quartararo Pole Position di MotoGP Prancis 2020 )
Apa yang terjadi sepanjang kualifikasi memang terbilang tidak biasa. Pasalnya, Yamaha M1 selalu mampu berbicara lebih di Le Mans. (Baca juga : Vinales dan Rossi Butuh Motivasi Tambahan di Sirkuit Le Mans )
"Saya tidak senang dengan posisi ke-10. Saya harus melakukan yang lebih baik, karena kecepatan saya lebih baik. Ketika Anda memulai dari posisi 10 di MotoGP di era modern, Anda tidak pernah tahu di mana Anda bisa tiba, tetapi kami harus mencoba," ujar Rossi dikutip Race, Minggu (11/10/2020).
"Babak kualifikasi itu agak sulit, agak rumit. Pada akhirnya di lap terakhir saya tidak terlalu buruk, tapi saya membuat kesalahan. Jika tidak, saya bisa mulai dari sedikit lebih ke depan. Memulai dari posisi 10 memang sulit, tapi perasaan dengan motornya tidak terlalu buruk." (Baca juga : Kena Covid-19, Takahiro Sumi Gagal Ikut Dampingi Rossi dan Vinales di MotoGP Prancis )
"Kami harus bekerja malam ini karena ada sesuatu yang harus kami perbaiki. Motornya agak terlalu gugup dalam akselerasi dan kami perlu memperbaikinya."
"Tapi selain itu kecepatan saya bagus dan saya merasa cukup kuat. Balapannya panjang, jadi kita harus memulai dengan kuat dari awal, memberikan maksimum untuk 27 lap dan lihat di mana saya bisa sampai di akhir,” kata Rossi.
Sementara itu Franco Morbidelli yang musim depan akan bahu membahu dengan Rossi di tim SRT Petronas, mengakui balapan di Le Mans akan berat dilalui. Diakuinya, masalah ban jadi pekerjaan tersendiri untuk bisa bersaing dengan pembalap lainnya.
Dari hasil kualifikasi di Sirkuit Le Mans, Sabtu (10/10/2020) lalu, posisi terdepan diraih Fabio Quartararo . Adapun posisi kedua dan ketiga diraih Jack Miller serta Danilo Petrucci . (Baca juga : Fabio Quartararo Pole Position di MotoGP Prancis 2020 )
Apa yang terjadi sepanjang kualifikasi memang terbilang tidak biasa. Pasalnya, Yamaha M1 selalu mampu berbicara lebih di Le Mans. (Baca juga : Vinales dan Rossi Butuh Motivasi Tambahan di Sirkuit Le Mans )
"Saya tidak senang dengan posisi ke-10. Saya harus melakukan yang lebih baik, karena kecepatan saya lebih baik. Ketika Anda memulai dari posisi 10 di MotoGP di era modern, Anda tidak pernah tahu di mana Anda bisa tiba, tetapi kami harus mencoba," ujar Rossi dikutip Race, Minggu (11/10/2020).
"Babak kualifikasi itu agak sulit, agak rumit. Pada akhirnya di lap terakhir saya tidak terlalu buruk, tapi saya membuat kesalahan. Jika tidak, saya bisa mulai dari sedikit lebih ke depan. Memulai dari posisi 10 memang sulit, tapi perasaan dengan motornya tidak terlalu buruk." (Baca juga : Kena Covid-19, Takahiro Sumi Gagal Ikut Dampingi Rossi dan Vinales di MotoGP Prancis )
"Kami harus bekerja malam ini karena ada sesuatu yang harus kami perbaiki. Motornya agak terlalu gugup dalam akselerasi dan kami perlu memperbaikinya."
"Tapi selain itu kecepatan saya bagus dan saya merasa cukup kuat. Balapannya panjang, jadi kita harus memulai dengan kuat dari awal, memberikan maksimum untuk 27 lap dan lihat di mana saya bisa sampai di akhir,” kata Rossi.
Sementara itu Franco Morbidelli yang musim depan akan bahu membahu dengan Rossi di tim SRT Petronas, mengakui balapan di Le Mans akan berat dilalui. Diakuinya, masalah ban jadi pekerjaan tersendiri untuk bisa bersaing dengan pembalap lainnya.
Lihat Juga :