Gaethje Cium Gelagat Terselubung dari Kubu Khabib Nurmagomedov
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:02 WIB
loading...
Justin Gaethje sudah mencium gelagat terselubung dari kubu Khabib Nurmagomedov jelang perebutan gelar juara kelas ringan 155 Ultimate Fighting Championship (UFC) 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 24 Oktober 2020 / Foto: essentiallysp
A
A
A
ABU DHABI - Justin Gaethje sudah mencium gelagat terselubung dari kubu Khabib Nurmagomedov jelang perebutan gelar juara kelas ringan 155 Ultimate Fighting Championship ( UFC ) 254 di Fight Island, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 24 Oktober 2020. Dia pun ingin merusak rencana manajer Ali Abdelaziz, Presiden UFC Dana White, hingga pelatih Khabib, Daniel Cormier dan Javier Mendes.
Sekadar informasi, Gaethje dan Khabib Nurmagomedov merupakan dua petarung yang berbagi manajer yang sama, yakni Ali Abdelaziz. Tapi siapa yang menyangka pertemanan itu untuk sementara dikesempingkan setelah dua petarung ini saling berhadapan di Abu Dhabi, pekan depan.
Gaethje berhak meladeni Khabib setelah mengalahkan Tony Ferguson dengan kemenangan TKO pada ronde kelima pada Mei lalu. Dalam perbincangan hangat dengan Morning Kombat, belum lama ini, Gaethje mengatakan bahwa dirinya masih menaruh hormat pada Khabib tentang apa yang dicapainya dalam olahraga ini. (Baca juga: Gaethje ke Khabib: Pertaruhan Besar, Saya Coba Hancurkan Wajahnya )
Meski tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Khabib, namun Gaethje kerap membantu calon lawannya dalam mengurangi berat badan selama hari-hari terakhir di masa lalu.
Tapi tampaknya rasa hormat itu hilang ketika Gaethje dan Khabib memasuki pintu Octagon, tidak hanya berencana untuk menyelesaikan pertarungan melawan Khabib dalam pertarungan unifikasi ringan saja, tapi ada target besar yang ingin diselesaikan petarung asal Amerika Serikat tersebut. (Baca juga: Pelatih Khabib Nurmagomedov : Gaethje Tak Mudah Ditaklukkan )
Sekadar informasi, Gaethje dan Khabib Nurmagomedov merupakan dua petarung yang berbagi manajer yang sama, yakni Ali Abdelaziz. Tapi siapa yang menyangka pertemanan itu untuk sementara dikesempingkan setelah dua petarung ini saling berhadapan di Abu Dhabi, pekan depan.
Gaethje berhak meladeni Khabib setelah mengalahkan Tony Ferguson dengan kemenangan TKO pada ronde kelima pada Mei lalu. Dalam perbincangan hangat dengan Morning Kombat, belum lama ini, Gaethje mengatakan bahwa dirinya masih menaruh hormat pada Khabib tentang apa yang dicapainya dalam olahraga ini. (Baca juga: Gaethje ke Khabib: Pertaruhan Besar, Saya Coba Hancurkan Wajahnya )
Meski tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Khabib, namun Gaethje kerap membantu calon lawannya dalam mengurangi berat badan selama hari-hari terakhir di masa lalu.
Tapi tampaknya rasa hormat itu hilang ketika Gaethje dan Khabib memasuki pintu Octagon, tidak hanya berencana untuk menyelesaikan pertarungan melawan Khabib dalam pertarungan unifikasi ringan saja, tapi ada target besar yang ingin diselesaikan petarung asal Amerika Serikat tersebut. (Baca juga: Pelatih Khabib Nurmagomedov : Gaethje Tak Mudah Ditaklukkan )
Lihat Juga :