Suporter PSM Ini Kembangkan Bisnis Kreatif Lewat Jejaring Komunitas Bola
Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Tempuh 450 Km, The Macz Man Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Lutra
“Saya memiliki usaha percetakan ini sejak 2016 dengan produksi kaos, merchandise, mug, id card, hingga plakat. Saat ini saya telah mendapatkan lisensi dari BUMR untuk mengerjakan project-project Red Gank dengan tetap memberikan royalty sesuai kesepakatan,” imbuhnya.
Inye menuturkan member Red Gank merupakan konsumen terbesar, terlebih saat Liga bergulir. Tetapi terjadinya pandemi COVID-19 membuat Inye harus berpikir keras. Ia kemudian mengubah pola penjualan dengan sistem preorder dan melakukan pemasaran secara online.
Selain menyasar pangsa pasar Red Gank yang tergabung dalam SuperSoccer Makassar, Inye juga melayani orderan dari luar komunitas. Orderan ini biasanya datang dari sejumlah perusahaan seperti travel, properti, dan lain sebagainya.
“Prinsip saya adalah selalu jujur dan menjaga kepercayaan dari klien. Selain itu, kita juga harus selalu menjaga silaturahmi dan networking,” tandasnya.
“Saya memiliki usaha percetakan ini sejak 2016 dengan produksi kaos, merchandise, mug, id card, hingga plakat. Saat ini saya telah mendapatkan lisensi dari BUMR untuk mengerjakan project-project Red Gank dengan tetap memberikan royalty sesuai kesepakatan,” imbuhnya.
Inye menuturkan member Red Gank merupakan konsumen terbesar, terlebih saat Liga bergulir. Tetapi terjadinya pandemi COVID-19 membuat Inye harus berpikir keras. Ia kemudian mengubah pola penjualan dengan sistem preorder dan melakukan pemasaran secara online.
Selain menyasar pangsa pasar Red Gank yang tergabung dalam SuperSoccer Makassar, Inye juga melayani orderan dari luar komunitas. Orderan ini biasanya datang dari sejumlah perusahaan seperti travel, properti, dan lain sebagainya.
“Prinsip saya adalah selalu jujur dan menjaga kepercayaan dari klien. Selain itu, kita juga harus selalu menjaga silaturahmi dan networking,” tandasnya.
Lihat Juga :