Prancis Lockdown Lagi Akibat Pandemi, Ligue 1 Tetap Tancap Gas

loading...
Prancis Lockdown Lagi Akibat Pandemi, Ligue 1 Tetap Tancap Gas
Prancis kembali memberlakukan lockdown secara nasional akibat meningkatnya penularan virus Corona. Meski demikian, Ligue 1 musim 2020/2021 tetap berjalan. Foto: transfermarkt
PARIS - Prancis kembali memberlakukan lockdown secara nasional sejak Rabu (28/10/2020) akibat meningkatnya penularan virus Corona. Meski demikian, Ligue 1 musim 2020/2021 tetap berjalan seperti biasa mulai dari divisi pertama hingga ketiga.

(Baca Juga: Ibrahimovic Gagal Penalti, AC Milan Tetap Tersenyum)

Tidak seperti musim sebelumnya yang diakhiri lebih cepat, kali ini kompetisi tetap bergulir. Ini dikonfirmasikan langsung oleh Menteri Olahraga Prancis, Roxana Maracieneanu yang siap menjamin keberlangsungan kegiatan olahraga selama lockdown.

Keputusan ini untuk menghindari klub-klub agar tidak frustrasi karena khawatir kompetisi akan dihentikan atau bahkan dibatalkan seperti musim 2019/2020. Hanya, semua pertandingan tetap digelar tanpa adanya penonton di stadion.



“Pekan-pekan mendatang akan sulit secara ekonomi, juga pada tingkat manusia. Inilah mengapa saya ingin menegaskan kepada Anda bahwa kelangsungan olahraga yang dipraktikan sebagai sebuah profesi akan terjamin,” ungkap Maracineanu, mengutip dari Goal, Jumat (30/10/2020).

“Atlet papan atas dan atlet profesional akan bisa terus berlatih. Mereka juga akan dapat terus bersaing dengan berpergian untuk alasan profesional yang diizinkan,” tambahnya.

Prancis telah mengambil langkah lockdown demi mengekang pertumbuhan cepat infeksi virus Corona. Ini dilakukan pemerintah pusat karena pada pekan lalu, lebih dari 250 kasus baru terkonfirmasi positif wabah berbahaya tersebut.



Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi kompetisi sepak bola hingga divisi ketiga akan tetap berlangsung. Begitu juga dengan sepak bola wanita hingga futsal akan tetap berjalan, meskipun dilakukan secara tertutup.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top