Kritik Yamaha, Valentino Rossi: Mereka Tutup Telinga
Minggu, 22 November 2020 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Ditambah lagi, semua data yang dikumpulkan para pembalap akan dipertimbangkan untuk pengembangan. (Baca juga: Peselancar Alana Blanchard Pintar Jaga Bentuk Badan )
Valentino Rossi menanggapi pernyataan itu dengan dingin. Ia memang akan membantu dari sisi pengalaman, tetapi percuma jika teknisi Yamaha memilih mengambil kebijakan berbeda.
“Saya hanya bisa memberikan pengalaman dan berusaha mengatakan apa yang dibutuhkan untuk pengembangan dari sudut pandang saya. Namun, kami memiliki masalah yang kurang lebih sama dalam beberapa tahun terakhir,” papar Rossi, dilansir dari Speedweek, Minggu (22/11/2020).
“Saya tidak yakin akan banyak perubahan tahun depan. Yamaha memang akan mendengar apa yang dikatakan pembalap. Namun, pada akhirnya mereka akan melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka sudah tahu apa yang akan dilakukan,” sergah pembalap berusia 41 tahun itu.
Perlu diakui, Valentino Rossi sudah identik dengan Yamaha. Kecuali pada 2011-2012, pembalap kelahiran Tavullia itu sudah bersama Yamaha sejak 2004. Empat dari total sembilan gelar juara dunia berhasil dikumpulkan bersama pabrikan berlogo garpu tala itu.
Valentino Rossi menanggapi pernyataan itu dengan dingin. Ia memang akan membantu dari sisi pengalaman, tetapi percuma jika teknisi Yamaha memilih mengambil kebijakan berbeda.
“Saya hanya bisa memberikan pengalaman dan berusaha mengatakan apa yang dibutuhkan untuk pengembangan dari sudut pandang saya. Namun, kami memiliki masalah yang kurang lebih sama dalam beberapa tahun terakhir,” papar Rossi, dilansir dari Speedweek, Minggu (22/11/2020).
“Saya tidak yakin akan banyak perubahan tahun depan. Yamaha memang akan mendengar apa yang dikatakan pembalap. Namun, pada akhirnya mereka akan melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka sudah tahu apa yang akan dilakukan,” sergah pembalap berusia 41 tahun itu.
Perlu diakui, Valentino Rossi sudah identik dengan Yamaha. Kecuali pada 2011-2012, pembalap kelahiran Tavullia itu sudah bersama Yamaha sejak 2004. Empat dari total sembilan gelar juara dunia berhasil dikumpulkan bersama pabrikan berlogo garpu tala itu.
Lihat Juga :