GTV Esports Star Indonesia Lahirkan Bintang Esports Pertama Indonesia!
Minggu, 06 Desember 2020 - 14:02 WIB
loading...
GTV Esports Star Indonesia melahirkan Bintang Esports Indonesia pertama pada Grand Final Esports Star Indonesia 2020, Sabtu (5/12/2020) malam/Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perjalanan para calon bintang esports di GTV Esports Star Indonesia akhirnya mencapai titik puncak di malam Grand Final Esports Star Indonesia 2020, Sabtu (5/12/2020) malam. Proses yang cukup panjang ini akhirnya melahirkan Bintang Esports Indonesia yang pertama!
Grand Final disiarkan secara langsung GTV dari salah satu studio terbesar dan tercanggih di Asia, Studio RCTI+ MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo yang hadir semalam menyatakan MNC Group akan terus mendorong kemajuanesportsdi tanah air salah satunya melalui kompetisiEsports Star Indonesia ini. (Baca juga: GTV Sukses Gelar Esports Star Indonesia, Hary Tanoesoedibjo: Kita Ingin Esports di Tanah Air Maju ).
"Memang GTV maupun online kita nanti betul-betul ingin mengangkat online game supaya maju di tanah air. Karena juga sudah masuk sebagai organisasi olahraga kita tahu, di KONI juga sudah ada PB-nya jadi kita bisa menjadi salah satu bagian untuk membina pemain-pemain atau atlet-atlet baru di bidang game,” kata Hary Tanoesoedibjo.
Para atlet yang berhasil lolos pada pertarungan di malam grand final telah menunjukkan talenta terbaiknya dan berhak mendapatkan apresiasi yang tinggi. Unggul sebagai player terbaik (MVP) dengan catatan prestasi tertinggi diberikan kepada Jodie Bun (Jbun) asal Sentebang Kalimantan. (Baca juga: Bidik Olimpiade Tokyo, Perenang Indonesia Try Out ke Luar Negeri ).
Sebagai imbalannya Jbun otomatis bergabung dengan tim profesional RRQ, salah satu tim esports terbesar di Indonesia yang dipimpin Andrian Pauline (CEO RRQ) selama 1 tahun masa kontrak, selain itu Ia juga menerima hadiah uang tunai Rp50 juta.
Prestasi Jbun merupakan kemenangan bagi timnya yaitu Blue Rhinos yang mengungguli lawan tandingnya Red Tigers dengan 2 kali kemenangan telak pada babak grand final tersebut. (Baca juga: Dominic Thiem Potensial Kudeta Djokovic dari Peringkat Satu Dunia ).
Grand Final disiarkan secara langsung GTV dari salah satu studio terbesar dan tercanggih di Asia, Studio RCTI+ MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta. Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo yang hadir semalam menyatakan MNC Group akan terus mendorong kemajuanesportsdi tanah air salah satunya melalui kompetisiEsports Star Indonesia ini. (Baca juga: GTV Sukses Gelar Esports Star Indonesia, Hary Tanoesoedibjo: Kita Ingin Esports di Tanah Air Maju ).
"Memang GTV maupun online kita nanti betul-betul ingin mengangkat online game supaya maju di tanah air. Karena juga sudah masuk sebagai organisasi olahraga kita tahu, di KONI juga sudah ada PB-nya jadi kita bisa menjadi salah satu bagian untuk membina pemain-pemain atau atlet-atlet baru di bidang game,” kata Hary Tanoesoedibjo.
Para atlet yang berhasil lolos pada pertarungan di malam grand final telah menunjukkan talenta terbaiknya dan berhak mendapatkan apresiasi yang tinggi. Unggul sebagai player terbaik (MVP) dengan catatan prestasi tertinggi diberikan kepada Jodie Bun (Jbun) asal Sentebang Kalimantan. (Baca juga: Bidik Olimpiade Tokyo, Perenang Indonesia Try Out ke Luar Negeri ).
Sebagai imbalannya Jbun otomatis bergabung dengan tim profesional RRQ, salah satu tim esports terbesar di Indonesia yang dipimpin Andrian Pauline (CEO RRQ) selama 1 tahun masa kontrak, selain itu Ia juga menerima hadiah uang tunai Rp50 juta.
Prestasi Jbun merupakan kemenangan bagi timnya yaitu Blue Rhinos yang mengungguli lawan tandingnya Red Tigers dengan 2 kali kemenangan telak pada babak grand final tersebut. (Baca juga: Dominic Thiem Potensial Kudeta Djokovic dari Peringkat Satu Dunia ).
Lihat Juga :