Delapan Pebulutangkis Terlibat Match Fixing, Ini Penjelasan PBSI

Jum'at, 08 Januari 2021 - 18:26 WIB
loading...
Delapan Pebulutangkis...
Delapan Pebulutangkis Terlibat Match Fixing, Ini Penjelasan PBSI
A A A
JAKARTA - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) angkat suara terkait delapan pebulutangkis yang dijatuhi sanksi skorsing dari BWF akibat terlibat match fixing. Federasi menyatakan jika mereka adalah pemain independen dan tidak mewakili PBSI saat bermain di kompetisi internasional.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI, Broto Happy. Dalam pernyataannya, Broto menyatakan jika federasi mengutuk keras tindakan yang mencederai nilai-nilai luhur olahraga tersebut.

Baca juga : Delapan Pebulutungkis Indonesia Diskors BWF Akibat Match Fixing

"Bisa dipastikan, delapan pemain yang dihukum BWF tersebut adalah bukan pemain penghuni Pelatnas PBSI di Cipayung. PBSI mengutuk perbuatan tercela tersebut yang telah mencederai nilai-nilai luhur olahraga," tegasnya, Jumat (8/1/2021).

Broto menambahkan, ketika mereka melakukan tindakan yang mencederai sportivitas pada periode 2015 hingga 2017, kedelapan pemain tersebut juga tidak berstatus sebagai pemain tim nasional penghuni Pelatnas Cipayung.

Baca juga : Ini Nama Delapan Pebulutangkis Indonesia yang Dihukum BWF

Sebelumnya, BWF menjatuhkan hukuman berat kepada delapan pebulutangkis Indonesia lantaran terlibat dalam pengaturan pertandingan atau match fixing. Kasus ini terkuak setelah BWF melakukan penyelidikan dari laporan whistleblower.

"Delapan pemain Indonesia yang saling mengenal, dan berkompetisi di kompetisi internasional level bawah sebagian besar di Asia hingga 2019, melanggar Integritas BWF terkait pengaturan pertandingan, manipulasi pertandingan atau taruhan bulu tangkis," tulis BWF dalam pernyataannya Jumat (8/1/2021).

Baca juga : Sukses di MotoGP, Davide Brivio Coba Tantangan Baru di Formula 1

Dari delapan pemain tersebut, tiga diantaranya disanksi larangan terlibat dalam kompetisi bulu tangkis seumur hidup. Mereka yakni Hendra Tandjaya, Ivandi Danang dan Androw Yunanto. Mereka diketahui telah mengoordinasikan dan mengatur pemain lain agar terlibat.

Sementara, lima pemain lainnya diskors antara enam sampai 12 tahun serta denda masing-masing antara 3.000 dollar dan 12.000 dollar. Sementara, lima pemain lainnya diskors antara enam sampai 12 tahun serta denda masing-masing antara 3.000 dollar dan 12.000 dollar. Mereka yakni Sekartaji Putri, Mia Mawarti, Fadilla Afni, Aditiya Dwiantoro, dan Agripinna Prima Rahmanto Putra.

Baca juga : Natacha Rodrigues Tak Menyesal Jadi Wanita Simpanan Ronaldo

Meski demikian, BWF masih memberikan kesempatan kepada pebulutangkis untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) dalam waktu 21 hari sejak pemberitahuan keputusan.
(abr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
Jonatan Christie Melaju...
Jonatan Christie Melaju ke Final Indonesia Open 2026
Polri Juara 1 Kejuaraan...
Polri Juara 1 Kejuaraan Bulutangkis Polisi Asia Tenggara 2026 di Kamboja
HUNDRED HOO HAA CUP...
HUNDRED HOO HAA CUP 2026 Hadir di ICE BSD, Satukan Ribuan Atlet Bulutangkis Dunia
Special Bola
Shin Tae-yong Datang,...
Bola Dunia
Shin Tae-yong Datang, Rayhan Hannan Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta!
3 Cocoklogi Ini Tanda...
Liga Indonesia
3 Cocoklogi Ini Tanda Paulo Dybala Gabung Persib Bandung?
Prediksi Shin Tae-yong...
Bola Dunia
Prediksi Shin Tae-yong soal Kiprah Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Berita Terkini
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved