Juventus vs Inter Milan Bukan Pertandingan Istimewa

loading...
Juventus vs Inter Milan Bukan Pertandingan Istimewa
Giorgio Chiellini./foto/juventus
TURIN - Semakin memanasnya persaingan scudetto musim tidak membuat kapten Juventus Giorgio Chiellini dilanda tekanan berlebihan. Dia memilih menyikapi semuanya dengan tenang termasuk jelang bigmatch Serie A kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza, Senin (18/1). Kemenangan atas Inter bakal membuka kans La Vecchia Signora menembus tiga besar sekaligus menjaga kans meraih scudetto ke-10 secara beruntun.

Juve saat ini menempati peringkat keempat (33 poin). Mereka berjarak satu poin dari AS Roma (34 poin), empat poin dari Inter (37 poin) dan tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara Serie A (40 poin). Mengakui Inter sebagai lawan tangguh, Chiellini menegaskan pertandingan tersebut hanya seperti pertandingan umumnya dan tidak menentukan apapun karena perjalanan kompetisi sepak bola tertinggi di Italia musim ini masih sangat panjang .

“Kami harus memainkan pertandingan sulit lainnya di Milan kali ini Inter. Itu seperti yang telah kami lakukan seperti melawan Milan sebelumnya. Tetapi, Masih ada satu putaran tersisa musim ini,.pertandingan melawan Inter penting tetapi tidak menentukan. Jelas kami datang ke Giuseppe Meazza dengan hasil positif, penting bagi kami melanjutkan konsistensi,” terang Chiellini dilansir football-italia.net.

Sikap tenang Chiellini menggambarkan kematangannya. Kendati baru tampil enam kali musim ini, kepemimpinan dan pengalaman bek 36 tahun tersebut sangat dibutuhkan pelatih Andrea Pirlo bersama Matthijs de Ligt dan Leonardo Bonucci. Pasalnya, sejak bergabung dari AC Fiorentina pada 2005, Chiellini menjadi andalan utama lini pertahanan tim.Diabisa bermainsebagai bek kiri maupun bek tengah,



Baca Juga: Mkhitaryan Mengaku Mendapat Kebahagiaan di AS Roma

Cheillini adalah bagian penting era kejayaan Juve saat menjuarai Seria A: 2011–12, 2012–13, 2013–14, 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18, 2018–19, 2019–20, Coppa Italia: 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18 dan Supercoppa Italiana: 2012, 2013, 2015, 2018 Soal loyalitas, Chiellini tidak perlu diragukan lagi. Dia tetap berkomitmen bersama klub di masa-masa sulit ketika harus turun ke Serie B karena calciopoli.

Chiellini sukses menjuarai Serie B: 2006–07 sekaligus membawa Juve kembali promosi ke Seri A. Performa gemilang di klub membawa Chiellini ke tim nasional Italia dan menjadi pemain reguler Gli Azzurri sejak 2007. Dia membela Italia di Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012, Piala Dunia 2014 serta Piala Eropa 2016. Chiellini masih diandalkan pelatih Italia saat ini, Roberto Mancini dan tampil di dua pertandingan tahun lalu. Tercatat, dia mengoleksi 105 caps dan mencetak delapan gol.
(ruf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top