Lantik Pengkab PBSI Takalar, Devo Minta Sinergitas Dibangun
Selasa, 23 Februari 2021 - 12:02 WIB
loading...
Ketum Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi saat melantik Pemkab PBSI Takalar, Selasa, (23/02/2021). Foto: Istimewa
A
A
A
TAKALAR - Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulsel , melantik Pengkab PBSI Takalar periode 2021-2025, di ruang pola Kantor Bupati Takalar pada Selasa, (23/02/2021).
Pengkab PBSI Takalar ini diketuai oleh Muhsin yang juga merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan jumlah pengurus sekitar 38 orang.
Ketum Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi yang malantik kepengurusan tersebut mengatakan, bulutangkis merupakan olahraga kebanggaan Indonesia.
Baca Juga: PBSI Sayangkan Pembatalan Turnamen Jerman Terbuka
Sehingga kata dia, ada tiga hal yang selalu ia sampaikan selaku Ketum PBSI Sulsel , agar cabang olahraga tersebut bisa memiliki atlet yang berprestasi.
"Yaitu konsolidasi organisasi, perbanyak ajang kompetisi, serta bangun sinergitas dengan stakeholder baik pemerintah daerah, dunia usaha, orang tua atlet, serta klub-klub bulutangkis di Takalar," katanya.
Sekda Takalar Arsyad mengatakan, para pengurus PBSI Takalar harus lebih sigap melakukan pembinaan atlet-atlet bulutangkis sejak dini. "Karena suatu prestasi tidak muncul secara instant," katanya.
Pengkab PBSI Takalar ini diketuai oleh Muhsin yang juga merupakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dengan jumlah pengurus sekitar 38 orang.
Ketum Pengprov PBSI Sulsel Devo Khaddafi yang malantik kepengurusan tersebut mengatakan, bulutangkis merupakan olahraga kebanggaan Indonesia.
Baca Juga: PBSI Sayangkan Pembatalan Turnamen Jerman Terbuka
Sehingga kata dia, ada tiga hal yang selalu ia sampaikan selaku Ketum PBSI Sulsel , agar cabang olahraga tersebut bisa memiliki atlet yang berprestasi.
"Yaitu konsolidasi organisasi, perbanyak ajang kompetisi, serta bangun sinergitas dengan stakeholder baik pemerintah daerah, dunia usaha, orang tua atlet, serta klub-klub bulutangkis di Takalar," katanya.
Sekda Takalar Arsyad mengatakan, para pengurus PBSI Takalar harus lebih sigap melakukan pembinaan atlet-atlet bulutangkis sejak dini. "Karena suatu prestasi tidak muncul secara instant," katanya.
Lihat Juga :