Rusak Citra Klub, Penangkapan Bartomeu Hari Menyedihkan Barcelona

Selasa, 02 Maret 2021 - 23:02 WIB
loading...
Rusak Citra Klub, Penangkapan...
Penangkapan mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dinilai telah merusak citra klub/Foto/sport.es
A A A
BARCELONA - Penangkapan mantan presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu dinilai telah merusak citra klub sebagai sebuah lembaga terhormat. Calon Presiden Barcelona Victor Font berharap skandal Barcagate tidak terjadi lagi pada Barcelona di masa depan.

Bartomeu diamankan kepolisian Catalunya di kediamannya, Senin (1/3/2021). Selain Bartomeu, kepolisisan juga menangkap Oscar Grau (CEO Barcelona), Roman Gomez Ponti (Kepala Bidang Hukum), dan Jaume Masferrer di kantor Barcelona setelah dilakukan penggeledahan.

Baca juga: Konspirasi di Balik Penangkapan Bartomeu .
Orang-orang itu terjerat skandal Barcagate yang muncul pada Februari 2020 silam. Barcagate berawal dari laporan media asal Spanyol, Cadena SER, yang menyebut Barcelona menyewa konsultan media, I3 Ventures, sejak 2017 silam, untuk menyerang pihak-pihak yang tak sejalan dengan Bartomeu, baik di dalam maupun luar klub. Pihak dari dalam klub yang diserang Bartomeu, seperti Lionel Messi, Gerard Pique, dan masih banyak lagi.

Alhasil, laporan itu membuat gempar sehingga Barcelona melakukan audit melalui Firma PriceWaterhouse Coopers. Audit itu mengungkapkan, bahwa Bartomeu tidak terbukti melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang disebutkan sebelumnya.

Baca juga: Preview Manchester City vs Wolves: Berburu Rekor Kemenangan Beruntun .

Namun, kepolisian Catalunya menilai ada tanda-tanda korupsi atas uang pembayaran terhadap I3 Ventures pada September 2020. Menurut laporan media-media di Spanyol, Barcelona pimpinan Bartomeu sengaja memecah pembayaran dalam jumlah kecil, 200 ribu euro (sekira Rp3,4 miliar), agar tidak perlu persetujuan direksi untuk mengeluarkan dana tersebut.

Sementara itu, kabar terakhir dari Marca, bahwa ada sejumlah perusahaan selain I3 Ventures yang menerima pembayaran serupa. Nama-nama perusahaan itu adalah NSG Social, Science Ventures SL, Tantra Soft SA, Digital Side SA, Big Data Solutions SA, dan Futuric SA yang terkait dengan satu orang, yaitu Carlos Ibanez, pemimpin I3 Ventures.

Baca juga: Ketika Pirlo Istimewakan Federico Chiesa .

Kasus I3 Ventures menuntun Bartomeu untuk mundur sebelum masa kepemimpinannya sebagai Presiden Barcelona berakhir pada 2020 silam. Padahal, kepemimpinan Bartomeu, yang berlangsung sejak 2014, seharusnya berakhir pada Maret 2021.

Kini, Bartomeu telah ditangkap kepolisian. Kejadian itu menjadi pukulan telak bagi Barcelona sebagai sebuah lembaga, sehingga membuat Font angkat bicara. Dia menyesali skandal ini menimpa Barcelona.

Baca juga: Preview Juventus vs Spezia: Panaskan Perburuan Gelar Scudetto .

"Ini hari yang sangat menyedihkan bagi Barcelona. Menghormati praduga tak bersalah, peristiwa seperti hari ini secara serius merusak citra kelembagaan klub," kata Font, mengutip dari Marca, Selasa (2/3/2021).

"Kami telah mengatakan sejak lama, bahwa model yang telah digunakan hingga sekarang tidak lagi berfungsi. Sangat penting untuk membuat perubahan dan memiliki klub yang jauh lebih transparan tempat badan perwakilan benar-benar tidak bergantung pada siapa yang berkuasa dalam biaya dan mekanisme kontrol bekerja,” tutur calon Presiden Barcelona itu.

“Hanya dengan perubahan ini kami akan memastikan, bahwa mulai sekarang situasi macam ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Perebutan Gelar UEFA...
Perebutan Gelar UEFA Women’s Champions League 2025/26: Barcelona vs Lyon Tayang di VISION+
Pesepak Bola Israel...
Pesepak Bola Israel Kebakaran Jenggot Lihat Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
La Liga Memanas, Real...
La Liga Memanas, Real Madrid Tuduh Barcelona Suap Wasit
Lamine Yamal Kibarkan...
Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina saat Pesta Juara Barcelona
Barcelona Legends Menang...
Barcelona Legends Menang Telak 3-0 atas DRX Legends di GBK
KM Barcelona Terbakar...
KM Barcelona Terbakar di Perairan Talise, 3 Orang Tewas
KM Barcelona 5 yang...
KM Barcelona 5 yang Terbakar di Perairan Talise Angkut 280 Penumpang
Special Bola
Bela Ronaldo, Diogo...
Bola Dunia
Bela Ronaldo, Diogo Dalot Sebut Timnas Portugal Tak Akan Goyah meski Dikritik
Leipzig Tolak Tawaran...
Liga Inggris
Leipzig Tolak Tawaran Liverpool Senilai 100 Juta Euro untuk Bintang Pantai Gading di Piala Dunia 2026
Jeremy Doku Dikritik...
Bola Dunia
Jeremy Doku Dikritik karena Berencana Temani Istri Lahirkan Anak Pertama saat Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved