Bos KTM Sebut MotoGP Menyedihkan Tanpa Marc Marquez
Rabu, 03 Maret 2021 - 15:30 WIB
loading...
Pembalap Repsol Honda Marc Marquez diprediksi absen pada seri perdana MotoGP 2021 di Qatar, 28 Maret mendatang. foto : motogp
A
A
A
MUNDERFING - Diakui atau tidak, absennya Marc Marquez membuat balapan MotoGP musim lalu menjadi lebih menarik. Persaingan antarpembalap menjadi merata. Namun di sisi lain, kejuaraan dunia balap motor paling bergengsi itu dinilai kehilangan pembalap fenomenal.
Penilaian itu diungkapkan Direktur KTM Pit Beirer. Menurutnya, Marquez merupakan pembalap paling fenomenal. Sebab, pembalap berusia 28 tahun itu berhasil menjadi juara dunia MotoGP saat menjalani debutnya pada 2013. Setelah itu, dia selalu mendominasi balapan hingga akhirnya mengumpulkan enam gelar juara dunia.
Baca juga : Bukan Favorit Juara Dunia MotoGP, Miller Optimistis di Ducati
Sayang, rentetan kegemilangannya itu terputus pada tahun lalu. Marquez mengalami patah tulang lengan kanan atas. Kondisi itu membuatnya absen sepanjang musim dan membuat para penggemarnya merasa sedih. Bahkan, para rivalnya juga turut prihatin, khususnya Beirer yang menilai Marquez merupakan pembalap hebat di MotoGP saat ini.
“Sangat menyedihkan untuk olahraga ini karena Marquez sangat menderita saat ini. Dia adalah pembalap MotoGP terbaik selama bertahun-tahun sampai dia jatuh di Jerez. Jika kita semua dapat menikmati kesuksesan pada tahun 2020, itu mungkin sebenarnya sebagian karena absennya Marquez,” ucap Beirer dilansir motorcyclesports.
Baca juga : Budi Juhanis, Playmaker Klasik Persebaya Meninggal Dunia
Tidak hanya kesuksesan KTM yang merebut tiga kemenangan di musim lalu, tapi sembilan pembalap merebut podium pertama juga tidak lepas dari absennya Marquez. “Sekarang akan menarik bagi semua orang untuk melihat di mana kami berdiri ketika Marquez kembal,” ucap Beirer.
Penilaian itu diungkapkan Direktur KTM Pit Beirer. Menurutnya, Marquez merupakan pembalap paling fenomenal. Sebab, pembalap berusia 28 tahun itu berhasil menjadi juara dunia MotoGP saat menjalani debutnya pada 2013. Setelah itu, dia selalu mendominasi balapan hingga akhirnya mengumpulkan enam gelar juara dunia.
Baca juga : Bukan Favorit Juara Dunia MotoGP, Miller Optimistis di Ducati
Sayang, rentetan kegemilangannya itu terputus pada tahun lalu. Marquez mengalami patah tulang lengan kanan atas. Kondisi itu membuatnya absen sepanjang musim dan membuat para penggemarnya merasa sedih. Bahkan, para rivalnya juga turut prihatin, khususnya Beirer yang menilai Marquez merupakan pembalap hebat di MotoGP saat ini.
“Sangat menyedihkan untuk olahraga ini karena Marquez sangat menderita saat ini. Dia adalah pembalap MotoGP terbaik selama bertahun-tahun sampai dia jatuh di Jerez. Jika kita semua dapat menikmati kesuksesan pada tahun 2020, itu mungkin sebenarnya sebagian karena absennya Marquez,” ucap Beirer dilansir motorcyclesports.
Baca juga : Budi Juhanis, Playmaker Klasik Persebaya Meninggal Dunia
Tidak hanya kesuksesan KTM yang merebut tiga kemenangan di musim lalu, tapi sembilan pembalap merebut podium pertama juga tidak lepas dari absennya Marquez. “Sekarang akan menarik bagi semua orang untuk melihat di mana kami berdiri ketika Marquez kembal,” ucap Beirer.
Lihat Juga :