Rossi Jadi Bahan Olok-olok, Joan Mir: Biarkan Dia Berpikir

loading...
Rossi Jadi Bahan Olok-olok, Joan Mir: Biarkan Dia Berpikir
Valentino Rossi menjadi sasaran kritik setelah mengawali MotoGP musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Itu disebabkan lantaran ia berada di luar 10 besar dalam dua seri pembuka di Sirkuit Losail / Foto: Instagram ValeYellow46
TAVULLIA - Valentino Rossi menjadi sasaran kritik setelah mengawali MotoGP musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Itu disebabkan lantaran ia berada di luar 10 besar dalam dua seri pembuka di Sirkuit Losail.

Apakah ini ada kaitannya dengan usia atau masalah teknis pada M1, sehingga Rossi gagal tampil mengilau di ajang pacuan kuda besi MotoGP? Tetapi mengapa Maverick Vinales dan Fabio Quartararo berjaya dengan motor yang sama?

Pertanyaan yang tidak pernah memiliki jawaban tunggal. Sebab, Rossi selalu memiliki caranya sendiri mengingat ia selalu menyukai komposisi yang lebih keras ketimbang ban Michelin lunak.

BACA JUGA: Lorenzo Rindu Pembalap yang Tak Punya Rasa takut

Portimao sudah menjadi balapan yang menentukan, tidak hanya untuk Rossi tapi juga rekan setimnya Franco Morbidelli. Masalah dengan mesin dan bagian belakang masih tidak memiliki sifat yang terdefinisi dengan baik.



Di Sirkuit Losail, terlalu banyak detail yang tidak berhasil, dibalik minimnya grip pada bagian belakang terdapat area yang tidak mudah untuk ditindaklanjuti. Dimulai dengan elektronik, area tak terbatas yang membutuhkan kerja dan waktu. Terlepas dari banyak masalah yang dihadapi, Rossi tetap mendapatkan dukungan dari sesama pembalap.

BACA JUGA: Carola, Jimat Bagnaia Tampil Mengilau di MotoGP 2021

Sebut saja Joan Mir . Juara bertahan MotoGP itu mengatakan, seharusnya mereka tidak perlu menyudutkan Rossi. "Jika dia berhasil start dari depan di GP sebelumnya, itu artinya dia belum tua dan sudah jelas siapa dia," jelas Mir dikutip dari Corsedimoto, Jumat (9/4/2021).

"Memang benar itu merugikannya, tetapi jika Anda melihat waktu dalam sedetik Anda tidak tahu di mana Anda berada. Dia jelas punya masalah, menurut saya posisi ke-21 bukanlah posisinya, kita semua tahu itu. Kita tidak boleh mengkritiknya, biarkan dia berkarir," pungkas Mir.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top