Jelang Piala Eropa 2020: Andy Robertson Bagikan Hampers Isi Apple Watch

loading...
Jelang Piala Eropa 2020: Andy Robertson Bagikan Hampers Isi Apple Watch
Jelang Piala Eropa 2020: Andy Robertson Bagikan Hampers Isi Apple Watch dan Minuman Beralkohol. Foto: Daily Mail
ROMA - Kapten Timnas Skotlandia Andy Robertson memberi kejutan manis untuk rekan satu timnya jelang pesta pembukaan Piala Eropa 2020 di Stadion Olympico, Roma, Jumat (11/6/2021). Bek kanan Liverpool itu membagi-bagikan hampers berisi Apple Watch, sebotol wiski, bir, dan anggur.

Pertandingan pembuka Skotlandia melawan Republik Ceko akan berlangsung Senin (14/6/2021) mendatang. Namun, menjelang pesta pembukaan Piala Eropa 2020 nanti malam yang disiarkan langsung di iNews TV, Robertson sudah mencari cara membangkitkan semangat rekan-rekannya.

Baca Juga: Suara Emas Andrea Bocelli Siap Guncang Pesta Pembukaan Piala Eropa 2020

Setibanya skuat Timnas Skotlandia di markas mereka Rockliffe Hall di Darlington, Robertson merogoh kocek sendiri untuk membeli hampers berisi barang-barang mahal tersebut. Beberapa hadiah bahkan dilabeli “semoga berhasil!” yang merujuk pada partisipasi tim di Piala Eropa 2020.



Penyerang Timnas Skotlandia, Kevin Nisbet, mengaku sangat terpacu semangatnya setelah mendapat hampers dari Robertson. Kata Nisbet, cara Robertson memperlakukan anggota tim tak mirip seorang ayah memberi hadiah kepada anaknya.

“Ketika kami tiba, Robbo telah membelikan kami banyak hadiah dari uangnya sendiri, yang semuanya berkaitan dengan Skotlandia di Piala Eropa 2020,” kata penyerang asal Hibernian FC tersebut.

Bagi Skotlandia, ini merupakan kesempatan pertama mereka tampil di turnamen besar. Terakhir kali Skotlandia bermain di turnamen major ketika Piala Dunia 1998 di Prancis.

Sekadar informasi, delapan tahun lalu, Andy Robertson merasa hidupnya seperti sampah tanpa cukup uang. Hari ini dia punya segalanya, termasuk kesempatan memimpin Skotlandia tampil di Piala Eropa 2020.

Pada usia 18 tahun, Robertson bekerja di tempat penjualan tiket di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia. Robertson menemukan dirinya seperti sampah lantaran hidup serba kekurangan, serta melakoni pekerjaan yang tak membuatnya bahagia.
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top