Piala Eropa 2020: Momen Kocak Ketika Pelatih Timnas Belgia Kehilangan Suara
Selasa, 22 Juni 2021 - 13:01 WIB
loading...
Piala Eropa 2020: Momen Kocak Ketika Pelatih Timnas Belgia Kehilangan Suara. Foto: UEFA
A
A
A
SAINT PETERSBURG - Ada kejadian unik saat acara konferensi pers pasca-pertandingan Finlandia kontra Belgia di Grup B Piala Eropa 2020 . Pelatih Belgia, Roberto Martinez, suaranya serak akibat terus berteriak di pinggir lapangan.
Roberto Martinez hampir tidak bisa diam ketika Belgia bentrok Finlandia di matchday ketiga Grup B yang digelar di Saint Petersburg Stadium, Selasa (22/6/2021) waktu Indonesia. Dari pinggir lapangan, pelatih 47 tahun itu terus memberi instruksi kepada para pemain.
Baca Juga: Argentina Tekuk Paraguay Lewat Gol Tunggal Alejandro Gomez
Martinez berteriak semakin menjadi-jadi lantaran Belgia tak kunjung mencetak gol di babak pertama. Setelah turun minum, gol Romelu Lukaku pada menit ke-65 bahkan dianulir wasit setelah pemain Inter Milan itu dianggap terjebak offside.
Keadaan di bench pemain baru sedikit kondusif setelah Timnas Belgia memecah kebuntuan lewat gol bunuh diri Lukas Hradecky pada menit ke-74. Setelah itu, pada menit ke-81 Lukaku menggandakan keunggulan jadi 2-0. Roberto Martinez pun berhenti berteriak di pinggir lapangan.
Roberto Martinez hampir tidak bisa diam ketika Belgia bentrok Finlandia di matchday ketiga Grup B yang digelar di Saint Petersburg Stadium, Selasa (22/6/2021) waktu Indonesia. Dari pinggir lapangan, pelatih 47 tahun itu terus memberi instruksi kepada para pemain.
Baca Juga: Argentina Tekuk Paraguay Lewat Gol Tunggal Alejandro Gomez
Martinez berteriak semakin menjadi-jadi lantaran Belgia tak kunjung mencetak gol di babak pertama. Setelah turun minum, gol Romelu Lukaku pada menit ke-65 bahkan dianulir wasit setelah pemain Inter Milan itu dianggap terjebak offside.
Keadaan di bench pemain baru sedikit kondusif setelah Timnas Belgia memecah kebuntuan lewat gol bunuh diri Lukas Hradecky pada menit ke-74. Setelah itu, pada menit ke-81 Lukaku menggandakan keunggulan jadi 2-0. Roberto Martinez pun berhenti berteriak di pinggir lapangan.
Lihat Juga :