Langgar Protokol Kesehatan, Panitia Olimpiade Tokyo Beri Peringatan Keras kepada 16 Atlet

Minggu, 08 Agustus 2021 - 05:03 WIB
loading...
Langgar Protokol Kesehatan, Panitia Olimpiade Tokyo Beri Peringatan Keras kepada 16 Atlet
pihak penyelenggara telah mengeluarkan peringatan keras kepada 16 orang atlet dan mencabut akreditasi sebagian dari mereka karena melanggar pedoman Covid-19 di Olimpiade / Foto: Marca
A A A
Penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 digelar di tengah pandemi Covid-19. Para atlet dari setiap negara harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran virus.

Oleh karena itu, pihak penyelenggara akan memberi peringatan keras kepada atlet yang melanggar protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Sampai berita ini dibuat pada Sabtu (7/8/2021), pihak penyelenggara telah mengeluarkan peringatan keras kepada 16 orang atlet dan mencabut akreditasi sebagian dari mereka karena melanggar pedoman Covid-19 di Olimpiade.

Namun, tidak dijelaskan secara rinci kasus individu yang melanggar aturan tersebut. Dilaporkan dari Asahi, Sabtu (7/8/2021), Kepala Pusat Operasi Utama Tokyo 2020, Hidemasa Nakamura, bahwa ada delapan orang yang telah dicabut akreditasinya dan delapan orang lainnya dihentikan sementara.

BACA JUGA: Indonesia Bangga! Anthony Ginting Sabet 2 Medali Olimpiade

"Sulit untuk melanjutkannya dengan hati-hati dan cepat, tetapi saya yakin kami telah berhasil (dalam penegakan)," kata Nakamura.

Sebelumnya, media lokal melaporkan bahwa dua atlet asal Georgia dicabut akreditasinya. Mereka membuat pelanggaran dengan meninggalkan wisma atlet untuk pergi jalan-jalan.

Pada hari Jumat, anggota tim hoki Australia ditegur dan diisolasi di kamar mereka karena meninggalkan wisma untuk membeli dua kotak bir. Beberapa jam setelahnya mereka kalah di final dari Belgia.

BACA JUGA: Messi Makin Dekat dengan PSG, Bagaimana Nasib 3 Klub Ini

Beberapa hari sebelumnya atlet-atlet lain asal negeri kangguru itu juga membuat masalah. Ofisial tim mengatakan para pemain rugby dan pendayung Australia telah menyebabkan kerusakan pada ruang perkampungan atlet mereka sebelum berangkat.

Kepatuhan para peserta dan ofisial tim Olimpiade 2020 sangat dibutuhkan untuk mencegah meluasnya virus asal Wuhan, China itu. Diketahui, saat ini Jepang dalam masa-masa sulit melawan corona setelah pada hari Jumat (6/8/2021), kasus positif disana mencapai satu juta kasus per hari.

Namun, pihak penyelenggara dan perdana menteri Jepang keduanya menegaskan kembali bahwa Olimpiade tidak berkontribusi pada meningkatnya infeksi di kota tuan rumah. Selain corona, bencana alam seperti gempa bumi dan longsor juga dikhawatirkan terjadi di olimpiade musim panas tahun ini
(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1903 seconds (11.97#12.26)