Insiden Kecelakaan Hingga Motor Terbakar, Miguel Oliveira: MotoGP Styria Brutal!

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 03:03 WIB
loading...
Insiden Kecelakaan Hingga Motor Terbakar, Miguel Oliveira: MotoGP Styria Brutal!
Miguel Oliveira menanggapi sejumlah insiden kecelakaan yang terjadi di MotoGP Styria 2021/Foto/dok
A A A
SPIELBERG - Miguel Oliveira menanggapi insiden yang menimpa pembalap penguji mereka, Dani Pedrosa, dan rider Aprilia, Lorenzo Savadori, di MotoGP Styria 2021. Pembalap KTM Red Bull itu menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang sangat brutal.

Pedrosa sempat mengalami insiden mengerikan saat balapan di Sirkuit Red Bull Ring pada Minggu (8/8/2021). Saat itu, dia terjatuh dan motornya tertabrak dari belakang oleh Lorenzo Savadori hingga akhirnya kedua motor mereka terbakar.

Baca juga: Gagal Finish Dua Kali Beruntun, Jack Miller Siap Bangkit di GP Austria

Namun, untungnya insiden tersebut tidak memakan korban jiwa. Pedrosa pun kembali melanjutkan balapannya dan berhasil finis di urutan ke-10. Sementara Savadori mengalami cedera hingga harus menjalani operasi.

Melihat kejadian tersebut, Oliveira pun memberikan tanggapannya atas insiden yang dialami Pedrosa dan Savadori tersebut. Dia mengaku terkejut melihat Pedrosa bisa melanjutkan balapannya. Pasalnya insiden tersebut sangat mengerikan.

Baca juga: Dihukum Monster Energy Yamaha, Masa Depan Vinales Tanda Tanya

“Awalnya saya melihat banyak asap di bagian atas tikungan ketiga,” jelas Oliveira, dilansir dari Speedweek, Kamis (12/8/2021).

“Saya terkejut dia (Pedrosa) bisa mengemudi lagi saat restart. Tim marshal melakukan pekerjaan dengan baik di trek,” lanjutnya.

Di sisi lain, pembalap asal Portugal ini juga turut mengomentari insiden yang terjadi pada dirinya sendiri. Oliveira tidak melanjutkan balapannya karena masalah pada bagian ban nya. Dia tidak menyangka bisa terjadi hal seperti itu di kejuaaraan level dunia.

Akan tetapi Oliveira mengambil hikmah di balik itu semua. Untungnya para pembalap sedang tidak melaju dengan kecepatan tinggi yang bisa berakibat lebih fatal.

“Sungguh brutal hal seperti itu terjadi. Saya tidak bisa menjelaskan. Kejuaraan dunia MotoGP benar-benar liga tertinggi dan hal seperti itu masih terjadi,” ungkapnya.

“Kami mencoba melihat sisi positifnya. Tetapi jika itu terjadi dengan kecepatan tinggi, semuanya bisa berubah menjadi berbeda. Bagaimanapun, kita punya satu percobaan lagi Minggu depan," pungkasnya.
(sha)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3181 seconds (10.177#12.26)