Pakai Peluru, Tentara Israel Akhiri Karier Pesepak Bola Muda Palestina Sebelum Mulai
Rabu, 25 Agustus 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menghabiskan siang dan malam bersama. Kehilangannya sangat menyakitkan. Dia penuh dengan semangat hidup," jelasnya.
“Ibu Saeed memberi saya seragamnya, meminta saya untuk membesarkan nama putranya ke mana pun saya pergi dan bermain. "Kami membawa nama dan mimpinya ke Sharm el-Sheikh dan menang,” lanjutnya.
Pelatih Jihad Nassar juga mengungkapkan perasaannya ketika pertama kali bertemu Odeh. Dia mengatakan bahwa Odeh merupakan pribadi yang ramah dan punya permainan yang sangat baik.
Baca Juga: Viral, Fans Fanatik Bikin Stadion Lionel Messi di Pegunungan Andes
“Dia sangat ramah, dia pemarah tapi juga biasa meminta maaf tanpa ragu-ragu. Dalam soal permainan, dia berusaha melakukan yang terbaik," kenang Nassar.
“Ibu Saeed memberi saya seragamnya, meminta saya untuk membesarkan nama putranya ke mana pun saya pergi dan bermain. "Kami membawa nama dan mimpinya ke Sharm el-Sheikh dan menang,” lanjutnya.
Pelatih Jihad Nassar juga mengungkapkan perasaannya ketika pertama kali bertemu Odeh. Dia mengatakan bahwa Odeh merupakan pribadi yang ramah dan punya permainan yang sangat baik.
Baca Juga: Viral, Fans Fanatik Bikin Stadion Lionel Messi di Pegunungan Andes
“Dia sangat ramah, dia pemarah tapi juga biasa meminta maaf tanpa ragu-ragu. Dalam soal permainan, dia berusaha melakukan yang terbaik," kenang Nassar.
(mirz)
Lihat Juga :