Debut Buruk Bersama Pabrikan Yamaha di GP Inggris, Cal Crutchlow Ngaku Bersalah

Rabu, 01 September 2021 - 03:04 WIB
loading...
Debut Buruk Bersama...
Seri ke-12 MotoGP 2021 menjadi debut mengecewakan bagi Cal Crutchlow bersama pabrikan Yamaha. Pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone, dia hanya bisa finis ketiga dari belakang. Foto: reuters
A A A
COVENTRY - Seri ke-12 MotoGP 2021 menjadi debut mengecewakan bagi Cal Crutchlow bersama pabrikan Yamaha. Pada GP Inggris di Sirkuit Silverstone, dia hanya bisa finis ketiga dari belakang.

Baca Juga: Naik Podium di Silverstone, Aleix Espargaro Suntik Motivasi Vinales

Pada balapan yang dimenangkan rekan satu timnya, Fabio Quartararo itu, Crutchlow tidak bisa berbuat banyak. Namun, pembalap asal Inggris itu mengakui bahwa hasil itu adalah kesalahannya.

Sebelumnya Crutchlow menggantikan Franco Morbidelli yang cedera di tim satelit Yamaha pada dua seri di Austria. Akan tetapi, keputusan mendadak Yamaha untuk berpisah lebih awal dengan Maverick Vinales, membuatnya sebagai pembalap penguji ditarik ke tim pabrikan asal Jepang itu.

Dalam debut yang dilakukan di depan publiknya sendiri, Crutchlow sebenarnya cukup senang dengan kecepatan motornya, tapi dia kurang puas karena hanya finis di urutan 17.

Menurutnya, itu adalah salahnya sendiri karena memulai balapan dari posisi 19 sehingga berat untuk mendongkrak posisinya ke urutan tengah.

“Secara keseluruhan saya cukup senang. Kecepatan saya baik-baik saja. Tapi mereka (pembalap lain) punya pengalaman dan mereka melaju lebih cepat sekarang. Dan saya seharusnya tidak memulai di belakang grid, yang merupakan kesalahan saya sendiri,” kata Crutchlow dilansir dari Crash.

Menariknya, pada balapan kemarin Cructhlow mencatatkan waktu lebih cepat dari lap terakhirnya saat naik ke podium di Silverstone pada 2016. Namun, dia menerima kenyataan bahwa dia kalah dari pembalap lain karena kualitas motor yang sudah merata di MotoGP.

Buktinya, posisi enam teratas akhir pekan lalu ditempati oleh enam motor pabrikan yang berbeda dan itu adalah pertama kalinya dalam sejarah kelas MotoGP.

“Sebagai perbandingan, dari apa yang saya ingat, lap terakhir saya di balapan hari ini 1,1 detik lebih cepat daripada yang saya lakukan di lap terakhir ketika saya naik podium di sini (2016) dan saya bertarung saat itu. Itulah kenyataan MotoGP. Semua orang sangat cepat, semua orang menggunakan motor yang bagus,” jelas mantan pembalap LCR Honda itu.

Setelah itu, Crutchlow berpendapat bahwa penampilannya yang kurang maksimal disebabkan oleh motornya yang kurang stabil. Akan tetapi, dia tetap senang dalam debutnya itu karena dia telah menjadi pembalap kedua tim pabrikan Yamaha.

“Saya lebih banyak gemetar tapi kami tidak mengerti mengapa. Saya kehilangan banyak waktu di area itu (tikungan dua). Kemudian ketika ban belakang turun, getarannya lebih besar lagi,” ujar pria bertinggi 171 cm itu.

Baca Juga: Debut di MotoGP 2022, Tim Balap Valentino Rossi Masih Tunggu Sponsor dari Arab

"Pokoknya, saya senang dengan cara kami bekerja. Apa yang bisa saya katakan? Saya berada di urutan ke-17, tetapi tetap menjadi pembalap Yamaha kedua!” pungkasnya.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Indonesia Siap Gelar...
Indonesia Siap Gelar MotoGP Mandalika 2026
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Special Bola
Bracket Mudah, Timnas...
Bola Dunia
Bracket Mudah, Timnas Argentina Dibantu FIFA agar Juara Piala Dunia 2026?
Hong Myung-bo Mundur...
Bola Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Korea Selatan Usai Gagal Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Langsung Dikritik Presiden!
Baru 21 Tahun, Victor...
Liga Indonesia
Baru 21 Tahun, Victor Dethan Dijadikan Andalan Shin Tae-yong di Persija Jakarta?
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
HKBP 165 Padel Series...
HKBP 165 Padel Series III Bekasi Tarik Antusias 140 Peserta, Siap Berlanjut ke Bandung
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
5 Fakta Kanada Lolos...
5 Fakta Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Afrika Selatan
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved