Main Tenis Meja Pakai Mulut, Ibrahim Hamadtou Jadi Inspirasi Dunia di Paralimpiade Tokyo 2020
Selasa, 07 September 2021 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
“Saya merasa senang bermain tenis meja. Ketika saya berdiri di depan meja, saya mungkin melupakan segalanya. "Saya merasa bahwa saya sedang berbicara dengan bola dan dia mendengarkan apa yang saya katakan,” katanya dikutip dari laman The Australian.
"Saya benar-benar merasa seperti raja ketika saya di depan meja. Kecacatan tidak ada di lengan atau kaki. Disabilitas adalah tidak bertahan dalam apapun yang ingin Anda lakukan,” lanjut atlet para tenis meja satu-satunya yang mewakili benua Afrika ini.
Meski usianya hampir setenah abad, Ibrahim tetap menjadi salah satu atlet papan atas, termasuk di Paralimpiade Tokyo 2020. Bahkan Federasi Tenis Meja Internasional pun memberikan apresiasi tinggi di akun sosial medianya berupa video permainan Ibrahim dengan reli yang kuat.
"Salah satu kenangan terpenting yang tidak akan pernah saya lupakan adalah ketika salah satu teman saya mengatakan kepada saya untuk tetap berpegang pada sesuatu yang bisa saya lakukan," ucap Hamadtou
"Pernyataan itu adalah percikan yang menghasilkan sesuatu di dalam diriku. Kemauan dan tekad. Saya ingin membuktikan kepadanya bahwa saya bisa berlatih olahraga,” pungkas pemiliki nama lengkap Ibrahim Al Husseini Hamadtou itu.
Baca Juga: Sarah Storey Gondol 17 Medali Emas Paralimpiade di Usia 43, Sensasional!
Di Paralimpiade Tokyo 2020, Hamadtou memang gagal meraih medali. Tapi, upayanya untuk mengukir prestasi akan terus menjadi inspirasi bagi semua orang di dunia.
"Saya benar-benar merasa seperti raja ketika saya di depan meja. Kecacatan tidak ada di lengan atau kaki. Disabilitas adalah tidak bertahan dalam apapun yang ingin Anda lakukan,” lanjut atlet para tenis meja satu-satunya yang mewakili benua Afrika ini.
Meski usianya hampir setenah abad, Ibrahim tetap menjadi salah satu atlet papan atas, termasuk di Paralimpiade Tokyo 2020. Bahkan Federasi Tenis Meja Internasional pun memberikan apresiasi tinggi di akun sosial medianya berupa video permainan Ibrahim dengan reli yang kuat.
"Salah satu kenangan terpenting yang tidak akan pernah saya lupakan adalah ketika salah satu teman saya mengatakan kepada saya untuk tetap berpegang pada sesuatu yang bisa saya lakukan," ucap Hamadtou
"Pernyataan itu adalah percikan yang menghasilkan sesuatu di dalam diriku. Kemauan dan tekad. Saya ingin membuktikan kepadanya bahwa saya bisa berlatih olahraga,” pungkas pemiliki nama lengkap Ibrahim Al Husseini Hamadtou itu.
Baca Juga: Sarah Storey Gondol 17 Medali Emas Paralimpiade di Usia 43, Sensasional!
Di Paralimpiade Tokyo 2020, Hamadtou memang gagal meraih medali. Tapi, upayanya untuk mengukir prestasi akan terus menjadi inspirasi bagi semua orang di dunia.
(mirz)
Lihat Juga :