Daftar Pemenang Individual Award Liga 1 2021-2022 Edisi September

Rabu, 06 Oktober 2021 - 18:03 WIB
loading...
Daftar Pemenang Individual Award Liga 1 2021-2022 Edisi September
Tim Technical Study Group (TSG) Liga 1 2021-2022 telah merilis pemain, pelatih hingga gol terbaik bulan September / Foto: Logo
A A A
JAKARTA - Tim Technical Study Group (TSG) Liga 1 2021-2022 telah merilis pemain, pelatih hingga gol terbaik bulan September. Melalui penilaian yang sangat ketat, banyak sektor yang diberikan apresiasi, seperti pelatih terbaik, pemain terbaik, pemain muda terbaik, hingga gol terbaik.

"Ada beberapa variabel dalam menentukan pemenang di kategori pemain terbaik. Di antaranya tentang performa dia di lapangan, antusias, role model, impact the team, dan winning mentality. Semua penilaian itu kami sandingkan," kata Danurwindo, selaku tim TSG dilansir dari laman resmi Liga 1, Rabu (6/10/2021).

Pelatih PSIS Semarang, Imran Nahumamury terpiliih sebagai pelatih terbaik edisi bulan September. Tentunya, dua kemenangan dan tiga hasil seri, serta membawa Laskar Mahesa Jenar di posisi kedua klasemen sementara.

BACA JUGA: Seri Kedua Liga 1 2021/2022, Pelatih Bali United Berambisi Lebih Banyak Menang

Kemudian, striker andalan Bali United, Ilja Spasojevic menyabet pemain terbaik. Mengingat, statistiknya di bulan September cukup cemerlang dengan lima gol, satu assist dari lima pertandingan.

Pemain andalan Timnas U-21, Bagas Kaffa sukses menjadi pemain muda terbaik. Ia dinilai sangat berkontribusi di tim senior Barito Putera. Kemudian, gelandang Persita Tangerang, Irsyad Maulana, mendapat gelar gol terbaik.

Sebagai informasi tambahan, ada alasan tersenidiri bagi manajemen Liga 1 membuat award bulanan seperti ini. Pasalnya, agar para penikmat sepak bola dapat memahami fakta-fakta menarik tiap bulannya.

BACA JUGA: Preview Italia vs Spanyol: Dendam Matador!

"Karena itulah kami akan menyajikannya per bulan. Dengan demikian publik akan bisa memahami bermacam fakta-fakta menarik pada kompetisi BRI Liga 1 2021/2022," tambah Hadian Lukita

"Bahwa di kompetisi strata tertinggi itu bukan melulu pada kalah, seri, atau menang. Tetapi akan selalu ada variabel lainnya yang menarik untuk dikupas dan diikuti," sambungnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1962 seconds (11.97#12.26)