Cabor Menembak PON XX Papua, Atlet Sulsel Keluhkan Senjata

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 10:40 WIB
loading...
Cabor Menembak PON XX...
Atlet menembak Sulsel mengaku kendala yang dihadapi pada saat bertanding adalah senjata yang digunakan. Foto: Agus Nyomba
A A A
PAPUA - Tim menembak Sulsel, belum bisa memberikan raihan hasil maksimal di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun ini.

Dua nomor yang telah diikuti belum bisa menyumbang medali untuk kontingen Sulsel, padahal mereka menargetkan bisa membawa pulang lima medali di semua nomor. Seperti di nomor Reaksi Production, atlet Sulsel Nodi Hermanto harus kalah bersaing dari atlet dari daerah lain.

Kemudian di nomor 10 meter air pistol putri, Reshinda juga terpental jauh dari perolehan skor di babak kualifikasi saat tanding di lapangan tembak komplek Stadion Papua Bangkit, Jumat, (08/10/2021). Ia hanya berada di posisi 15 dengan skor 540 dengan 6 kali tepat sasaran.

Sementara atlet dari Jawa Barat mendominasi untuk lolos ke kuarter final dengan menempatkan dua atletnya yakni Ni Putih Sri dengan skor 562 dengan 14 kali tepat sasaran dan Khinanthi UL dengan skor 554 dengan 10 tepat sasaran.

Baca Juga: Raih Medali Emas, Rahmat Coba Buat Rekor Cabor Angkat Besi

Atlet Kalimantan Selatan di posisi kedua dan disusul oleh Jawa Tengah untuk bertanding di kuarter final PON XX Papua kali ini.

Atlet Menembak Sulsel Reshinda mengatakan, ada beberapa faktor hingga dirinya belum bisa memberikan hasil maksimal di nomor tersebut, meski nomor ini menjadi andalannya karena berhasil meraih juara pertama di ajang Seasa and Indonesia Shooting Campionship Open Tournament 2019.

"Tadi mungkin kendalanya di senjata, karena alat yang digunakan pengadaan sejak tahun 2014," kata dia usai ditemui di lapangan tembak Kompleks Stadion Papua Bangkit, Jumat (08/10/2021).

Selain itu, kata dia, sarana dan prasarana latihan. Dirinya mengaku selama ini latihan di tempat yang sangat manual termasuk sasarannya. "Sementara kita tanding semua sudah pakai elektrik. Ini berpengaruh, karena pencahayaan di sasaran beda dibandingkan kalau kami hanya pakai kertas," katanya.

Sehingga, kata dia, memang butuh waktu untuk penyesuaian venue PON XX Papua tahun ini. "Latihan resminya kita hanya sekali dan diberi waktu, jadi memang butuh penyesuaian," jelasnya.

Baca Juga: Perwira Spripim Polda Sulsel Harap Sumbang Medali di Cabor Menembak

Pelatih Menembak Sulsel Muh Rizal mengaku, memang alat yang digunakan para atletnya merupakan alat sudah lama. "Senjatanya saja ini pengadaan tahun 2014, tapi kita masih gunakan di PON Papua," ungkapnya.

Meski demikian, dirinya mengaku atletnya akan berupaya memberikan yang terbaik untuk pertandingan tiga nomor yang tersisa. Karena jadwalnya besok Sabtu, (09/10/2021) satu atletnya akan tampil 10 meter air rifle. "Kita berharap lah bisa beri yang terbaik untuk kontingen," tandasnya.

Diketahui, pada cabang olahraga menembak, Sulsel menurunkan empat atlet terbaik untuk bertarung dalam beberapa kelas menembak. Di antaranya, 10 meter air pistol dan mixed, 25 meter sport pistol, reaksi production dan 10 meter air rifle. Adapun atletnya yakni, Reshinda, Nodi Hermanto, Sabhara Aditya dan Andi Muhammad Fajrin.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tutup Peparnas XVI,...
Tutup Peparnas XVI, Presiden Jokowi: Kinerja Provinsi Papua Luar Biasa!
Sukses Penyelenggaraan...
Sukses Penyelenggaraan PON XX Papua 2021, Menpora Panen Apresiasi
Kabupaten Bogor Sumbang...
Kabupaten Bogor Sumbang 34 dari 133 Medali Emas Jawa Barat di PON XX Papua 2021
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Apresiasi Menpora Amali Beri Dukungan Luar Biasa bagi PON XX Papua
Komjen Paulus Waterpauw...
Komjen Paulus Waterpauw Sebut PON XX Angkat Harkat dan Martabat Masyarakat Papua
Wapres Merinci 3 Poin...
Wapres Merinci 3 Poin Krusial dalam Kesuksesan PON XX Papua 2021
KPK Dalami Pengelolaan...
KPK Dalami Pengelolaan Dana PON Papua oleh Lukas Enembe
Miris! Honor Ribuan...
Miris! Honor Ribuan Pegawai Pendukung PON XX Papua 6 Bulan Belum Dibayar
Atlet Bantaeng Peraih...
Atlet Bantaeng Peraih Medali PON Papua Dapat Hadiah
Special Bola
Kisah Cristiano Ronaldo...
Bola Dunia
Kisah Cristiano Ronaldo dengan Diogo Dalot, Dulu Idola Masa Kecil Kini Tak Terpisahkan di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Jerman vs Paraguay di 32 Besar Piala Dunia 2026: Die Mannschaft Menggila Lagi?
2 Negara Calon Kuat...
Bola Dunia
2 Negara Calon Kuat Juara Piala Dunia 2026 Diprediksi Kalah di 32 Besar, Nomor 1 Timnas Brasil!
Rekomendasi
Mengapa Salat Harus...
Mengapa Salat Harus Menghadap Kiblat? Ini 7 Hikmah dan Makna Mendalamnya
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Berita Terkini
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved