Bus Dilempari Batu, Dua Pemain Benfica Dilarikan ke Rumah Sakit
Jum'at, 05 Juni 2020 - 19:57 WIB
loading...
Benfica berjanji akan membantu pihak berwajib untuk mencari pelaku pelemparan batu kepada bus tim. Akibat aksi anarkis itu Julian Weigl dan Andrija Zivkovic terluka. Foto: reuters
A
A
A
LISBON - Benfica berjanji akan membantu pihak berwajib untuk mencari pelaku pelemparan batu kepada bus tim. Sebab, akibat aksi anarkis itu dua pemainnya, yakni Julian Weigl dan Andrija Zivkovic harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Peristiwa itu terjadi setelah Benfica bemain 0-0 saat menjamu Tondela pada lanjutan Liga Portugal, Kamis (4/5). Tidak lama setelah meninggalkan Estadio do Sport Lisboa e Benfica, ada beberapa orang tidak bertanggung jawab melempari bus dengan batu.
Padahal itu laga pertama Benfica di kompetisi domestik setelah tertunda sejak Maret lalu akibat pandemi virus Corona. “Benfica mengutuk dan menyesali tindakan para kriminal yang melempari bus dengan batu,” jelas Benfica, dilansir skysport.
Sebelum laga dimulai memang sudah ada sejumlah supporter yang berkumpul di luar stadion. Mereka tidak bisa masuk karena pertandingan itu digelar di ruangan tertutup alias tanpa penonton guna mengurangi resiko penularan virus Corona.
Ketika bus Benfica meninggalkan stadion, tiba–tiba ada sekelompok orang yang melemparkan batu, hingga melukai Weigl dan Zivkovic karena terkena pecahan benda tajam. Keduanya lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.
Peristiwa itu terjadi setelah Benfica bemain 0-0 saat menjamu Tondela pada lanjutan Liga Portugal, Kamis (4/5). Tidak lama setelah meninggalkan Estadio do Sport Lisboa e Benfica, ada beberapa orang tidak bertanggung jawab melempari bus dengan batu.
Padahal itu laga pertama Benfica di kompetisi domestik setelah tertunda sejak Maret lalu akibat pandemi virus Corona. “Benfica mengutuk dan menyesali tindakan para kriminal yang melempari bus dengan batu,” jelas Benfica, dilansir skysport.
Sebelum laga dimulai memang sudah ada sejumlah supporter yang berkumpul di luar stadion. Mereka tidak bisa masuk karena pertandingan itu digelar di ruangan tertutup alias tanpa penonton guna mengurangi resiko penularan virus Corona.
Ketika bus Benfica meninggalkan stadion, tiba–tiba ada sekelompok orang yang melemparkan batu, hingga melukai Weigl dan Zivkovic karena terkena pecahan benda tajam. Keduanya lalu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.
Lihat Juga :