alexametrics

Belum Ada Penundaan Piala Dunia U-20, Renovasi GBT Tetap Dikebut

loading...
Belum Ada Penundaan Piala Dunia U-20, Renovasi GBT Tetap Dikebut
Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, terus dikebut untuk persiapan Piala Dunia U-20. Foto/Ist.
A+ A-
SURABAYA - Persiapan Piala Dunia U-20 di Kota Pahlawan masih terus dikebut. Meskipun di tengah pandemi COVID-19, semua persiapan venue momen internasional itu tetap dimatangkan karena belum ada kepastian penundaan.

(Baca juga: Di Tengah Pandemi COVID-19, PSSI Intensif Komunikasi ke FIFA)

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meninjau langsung proyek pembangunan akses masuk ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) melalui akses Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB). Renovasi GBT juga menjadi titik fokus yang disiapkan di Surabaya.

Saat tiba di proyek pembangunan jalan atau akses masuk GBT, Risma sempat memberikan arahan dan berkomunikasi dengan pekerja proyek. Saat itu, ia menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses masuk ke GBT dari fly over Pelindo kemudian ke JLLB lalu ke jalan yang saat ini sedang dibangun ke arah timur.



"Dari fly over Pelindo itu turun nanti nyambung dengan jalan ini. Nanti kalau mau ke stadion yang baru, yang ada tiga itu, bisa lewat di sini juga," kata Risma, Minggu (7/6/2020).

Ia melanjutkan, pembebasan lahan sudah beres semuanya, tinggal pembangunannyan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. Sebab, akses tersebut beserta tiga stadion baru itu akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.



"Akses ini ROW-nya 15 meter. Kita kerjakan dulu 15 meter, tapi kalau masih kurang lebar, nanti kita bisa lebarkan lagi," ucapnya.

(Baca juga: Parikan Khas Surabaya Hangatkan Penyaluran BST di Kantor Pos)

Risma melanjutkan perjalanan dengan memasuki Stadion GBT. Di stadion itu, ia meninjau beberapa bagian, termasuk ruangan pers. Bahkan, ia sempat memberikan arahan kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Robben Rico melalui video call untuk memperbaiki beberapa bagian yang harus disempurnakan.

Ia menambahkan, saat ini sedang mengatur akses keluar-masuk bagi media, penonton, serta akses pemain beserta ruang pemanasannya, yang nantinya ada out door dan in door. Selain itu, kursi-kursi yang lama sudah dilepas dan akan segera diganti dengan yang baru.

"Mudah-mudahan kursi yang baru bisa segera dipasang. Proses pemasangannya cukup lama karena warnanya bermacam-macam," ujarnya.

Presiden UCLG ASPAC ini juga memastikan bahwa target beberapa renovasi ini sekitar Bulan September atau Agustus, karena renovasi itu tidak membutuhkan konstruksi besar, seperti beton dan sebagainya. Oleh karena itu, ia memastikan renovasi ini bisa selesai jauh hari sebelum penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

(Baca juga: Menikah Saat Pandemi COVID-19, Iik dan Yoga Sempat Degdegan)

Risma juga memastikan saat ini belum ada kabar dari PSSI atau pun FIFA terkait penundaan Piala Dunia U-20. Hingga saat ini Stadion GBT itu menjadi salah satu tempat digelarnya Piala Dunia U-20.

"Jadi, kalau kabar penundaan belum ada kabar, tapikalau penentuan tempatnya, sudah pasti. Bukan hanya di Surabaya saja, tapi juga ada di Bali, Solo, Yogyakarta dan Jakarta," ujarnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati memastikan proyek pembangunan akses menuju GBT itu terus dikebut meskipun di tengah pandemi COVID-19 ini. Meski terus digarap, ia memastikan para pekerja proyek itu tetap mengikuti protokol kesehatan, termasuk salah satunya menggunakan masker.

"Jadi, mereka ini terus bekerja meskipun COVID-19 ini, terus kami kebut. Bahkan, minggu-minggu pun mereka terus kerja, itu buktinya banyak truk yang antar hasil pengerukan," jelasnya.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak