Piala AFF dari Masa ke Masa: Thailand Raja Juara, Indonesia Raja Runner-up

Selasa, 07 Desember 2021 - 11:02 WIB
loading...
Piala AFF dari Masa ke Masa: Thailand Raja Juara, Indonesia Raja Runner-up
Timnas Thailand di Piala AFF 2020. Thailand peraih trofi terbanyak Piala AFF/Foto/Twitter
A A A
KALLANG - Piala AFF (ASEAN Football Federation Championship) merupakan kejuaraan sepak bola yang mempertemukan negara-negara di Asia Tenggara. Piala AFF 2020 merupakan edisi ke-13 yang digelar di Singapura, 5 Desember 2021-1 Januari 2022.

Kejuaraan ini telah dimulai sejak tahun 1996 dan terus menghasilkan juara dari masa ke masa. Hingga edisi terakhir 2018, Thailand menjadi raja juara dengan 5 kali mengangkat trofi, sedangkan Indonesia 5 kali menjadi runner-up.

Baca juga: Hasil Liga Inggris 2021/2022: Comeback Dramatis Everton Bikin Arsenal Gigit Jari

Piala AFF terus dilakukan secara berkelanjutan selama dua tahun sekali. Singapura ditunjuk sebagai negara pertama yang berperan sebagai tuan rumah pada tahun 1996, saat itu, Thailand mampu keluar sebagai juara setelah mengalahkan Malaysia 1-0 di babak final.

Pada tahun 1998, Singapura yang tidak mampu menunjukan taringnya pada musim sebelumnya, mampu keluar sebagai juara usai mengalahkan Vietnam 1-0 di babak final. Namun pada tahun 2000 dan 2002, Thailand mampu tampil digdaya dengan meraih gelar kedua dan ketiga untuk mereka.

Baca juga: Jelang RB Leipzig vs Man City, Guardiola Belum Tentukan Rotasi Pemain



Dari tahun 1996 hingga 2002, penyelenggaraan Piala AFF dilangsungkan secara terpusat. Namun hal tersebut diubah pada tahun 2004 dengan menerapkan format final kandang tandang untuk menentukan juara, runner-up, dan peraih tempat ketiga.

Pada tahun 2004, Indonesia berkesempatan untuk menjadi pemenang untuk pertama kalinya usai berhasil melaju ke babak final. Sayangnya, pada kejuaraan yang dilangsungkan di Malaysia dan Vietnam tersebut, Indonesia harus kalah dari Singapura dengan agregat 2-5.

Tahun 2007 pun juga terjadi perubahan format dalam penyelenggaraan Piala AFF. Jika sebelumnya ada perebutan posisi ketiga, pada musim ini, tim yang kalah dalam babak semifinal tidak harus melakoni pertandingan kembali.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1532 seconds (11.97#12.26)