Kisah Roman Abramovich: Anak Yatim Piatu Penjual Boneka Jadi Miliarder

Kamis, 24 Maret 2022 - 07:46 WIB
loading...
Kisah Roman Abramovich:...
Kisah Roman Abramovich: Anak Yatim Piatu Penjual Boneka Jadi Miliarder/The Sun
A A A
Kehidupan Roman Abramovich adalah kisah seorang anak yatim piatu penjual boneka dari Rusia yang berubah menjadi miliarder. Kekayaan Roman Abramovich yang mencapai ­£10 miliar atau sekitar Rp188 triliun membuatnya dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Seiring pecah perang Rusia vs Ukraina , Roman Abramovich menjadi pesakitan terkena sanksi dari pemerintah Inggris. Aset kekayaannya mulai dari kepemilikan klub Chelsea hingga kapal pesiar diburu Uni Eropa untuk disita sebagai imbas dari arogansi Vladimir Putin menginvasi Ukraina.

Baca Juga: Kapal Pesiar Roman Abramovich Dihadang Pro Ukraina di Laut saat Merapat ke Turki

Portofolio propertinya di London termasuk sebuah rumah mewah dengan 15 kamar tidur £ 170 juta di Kensington juga dibekukan karena dugaan hubungan dengan tiran Rusia Vladimir Putin. Dengan kemungkinan asetnya disita, dia sekarang mencoba menjual juara bertahan Eropa Chelsea seharga £3 miliar.

Siapa Roman Abramovich? Pria bernama lengkap Roman Arkadyevich Abramovich ini dahulu hanyalah orang biasa. Ibunya, Irina, meninggal pada usia 28 tahun sebelum ulang tahun pertamanya setelah aborsi di jalan yang salah.

Delapan belas bulan kemudian, ayahnya, Arkady, meninggal ketika baru berusia 32 tahun. Abramovich kemudian dibesarkan oleh pamannya Leib dan bibinya Lyudmila. Abramovich dipanggil menjadi tentara pada usia 18 tahun.

Saat dewasa, Abramovich mendirikan perusahaan pembuat boneka di Moskow. Empat tahun setelah mendirikan perusahaan pembuat boneka pada tahun 1988 dengan istri pertama Olga, dia mulai berdagang minyak tepat saat Uni Soviet runtuh.

Dalam kehidupan rumah tangga, Abramovich yang berusia 55 tahun menikah dan bercerai tiga kali dengan memiliki tujuh anak. Abramovich juga dikabarkan memiliki kekasih seorang mantan atlet top senam Rusia yang bersembunyi di Swiss.

Jejak bisnis yang membuatnya menjadi miliarder membawanya berhubungan dengan orang-orang yang nantinya akan menjadi pendukung utama Putin. Mereka termasuk Boris Berezovsky dan juga Arkady "Badri" Patarkatsishvili, yang keduanya berselisih dengan presiden Rusia dan mati dalam keadaan yang mengenaskan.

Pengacara telah mengakui dalam dokumen pengadilan bahwa Berezovsky "setuju dia akan menggunakan pengaruh pribadi dan politiknya" untuk membantu Abramovich mencapai "langkah legislatif yang diperlukan" untuk menciptakan raksasa minyak dan gas Sibneft, yang kemudian dijual ke Gazprom milik negara.

Abramovich mengantongi sekitar £1,8 miliar untuk bagiannya. Pada musim panas 1999 dia membantu Putin, yang telah bangkit dari mantan pria KGB yang kurang dikenal menjadi perdana menteri Rusia di bawah presiden Boris Yeltsin.

Menurut salah satu saksi mata, Abramovich ada di sana di latar belakang "mewawancarai" calon potensial untuk kabinet pertama Putin. Alexei Venediktov, dari Radio Ekho Moskow, mengenang: ''Saya berbicara dengan beberapa kandidat yang saya kenal dan saya bertanya kepada mereka apa yang mereka lakukan di sana.''

"Dan mereka berkata, 'Kami sedang melakukan wawancara'. Saya kemudian bertanya kepada mereka dengan siapa mereka akan diwawancarai dan mereka mengatakan bahwa, selain orang lain, mereka juga melakukan wawancara dengan Roman Abramovich."

Bca Juga: Ketika Kemesraan Andriy Shevchenko dan Roman Abramovich Dirusak Perang Rusia vs Ukraina

Abramovich kemudian akan mengabaikan wawancara itu sebagai "percakapan ramah". Pada akhir tahun itu, Yeltsin yang sakit-sakitan berhenti sebagai presiden dan digantikan oleh Putin, yang mendirikan partai politik Unity.

Menurut penulis biografi Dominic Midgley, Abramovich adalah mesin uang di partai baru. Dia terpilih sebagai gubernur wilayah Chukotka pada tahun 2000.
Baik Patarkatsishvili dan Berezovsky juga mendukung Putin untuk menjadi presiden pada Desember 1999. Sementara orang-orang itu secara terbuka menentang pemimpin Rusia di tahun-tahun berikutnya, Abramovich tidak pernah mengkritik orang yang pasukannya telah melakukan kejahatan perang di Georgia, Suriah, Chechnya, dan sekarang Ukraina.

Berezovsky melarikan diri ke Inggris pada tahun 2000 dan dituduh melakukan penggelapan di Rusia. Dia meluncurkan gugatan yang gagal terhadap Abramovich, mengklaim dia telah menggunakan "pemerasan" untuk mendapatkan bagiannya di Sibneft. Hakim memihak pemilik Chelsea, menemukan bahwa Berezovsky adalah saksi yang tidak dapat diandalkan. Berezovsky ditemukan gantung diri di rumahnya di Berkshire pada tahun 2013.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternana Mendadak Populer...
Ternana Mendadak Populer Gara-gara Tunjuk Putri Miliarder Jadi Presiden Klub Serie C
Tyson Fury Panaskan...
Tyson Fury Panaskan Perdebatan Donald Trump vs Zelensky: Hentikan Perang!
Kisah Tragis Aleksei...
Kisah Tragis Aleksei Bugayev: Eks Timnas Rusia yang Tewas di Medan Perang
Rekor dan Kemewahan...
Rekor dan Kemewahan Peselancar di Olimpiade Paris 2024
Siapakah Impa Kasanganay,...
Siapakah Impa Kasanganay, Gelandangan Eks Petarung UFC yang Jadi Miliarder
Kisah Nyata Francis...
Kisah Nyata Francis Ngannou: Penambang Pasir, Gelandangan, Miliarder
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Special Bola
Setelah Gabriel Mutombo,...
Liga Indonesia
Setelah Gabriel Mutombo, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Disebut Gabung Persib Bandung!
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Belanda vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026: Der Oranje Tak Terbendung?
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu
Rekomendasi
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Berita Terkini
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved