alexametrics

Joshua-Pulev Ditarget November, Pembicaraan Unifikasi Fury Berlanjut

loading...
Joshua-Pulev Ditarget November, Pembicaraan Unifikasi Fury Berlanjut
Promotor Eddie Hearn yakin bisa menggelar duel Anthony Joshua (kiri) vs Kubrat Pulev (kanan) pada November 2020/Foto/dok SINDOnews
A+ A-
LONDON - Promotor Eddie Hearn yakin bisa menggelar duel perebutan gelar kelas berat IBF antara sang juara Anthony Joshua melawan penantang Kubrat Pulev di depan penonton kerumunan pada November 2020 dengan lokasi di O2 Arena, London, Inggris.

Hearn berharap London dibolehkan menggelar event tersebut dengan penonton. Bagi Hearn, O2 Arena, sangat bersejarah, karena Joshua memenangkan gelar dunia pertamanya dari Charles Martin dengan kemenangan KO ronde kedua pada 9 April 2016. (Baca juga: Hearn Anggap Fury Membual soal Wilder KO Whyte dan AJ Satu Ronde).

Lokasi lainnya adalah Manchester Arena, di mana AJ -sapaan Joshua- mempertahankan gelar tersebut untuk kedua kalinya dengan menang TKO ronde ketiga atas Eric Molina pada 10 Desember 2016.



Jika langkah-langkah jarak sosial masih berlaku, Hearn berharap diizinkan dengan jumlah penonton sekitar 5.000 atau 10.000 orang saja di tempat berkapasitas 20.000. Tapi, jumlah penonton dapat digandakan jika dipentaskan di Stadion Principality, Cardiff, yang memiliki kapasitas normal lebih dari 70.000.

"Saya berbicara dengan Bob Arum (yang mempromosikan Pulev) semalam dan November adalah fokus absolut untuk Pulev melawan Joshua," kata Hearn dilansir Boxing Scene. (Baca juga: Andy Ruiz Jr: Saya Ingin Bungkam Mulut 'Sampah' Dillian Whyte).

"Dengan melihat sejumlah hal bergerak beberapa pekan terakhir di sini, saya benar-benar yakin kami bisa mendapatkan kerumunan di sini untuk Joshua melawan Pulev."

Hearn juga melihat kemungkinan melakukan pertarungan di depan kerumunan VIP yang hanya sekitar 1.000 orang di Royal Albert Hall, London, yang mau membayar harga tiket empat digit. Pertarungan awalnya telah dijadwalkan di Stadion Tottenham Hotspur berkapasitas 60.000 sebelum penguncian akibat pandmei virus corona.

Untuk saat ini, tidak ada acara olahraga yang memungkinkan dilaksanakan dengan penonton, meski langkah-langkah penguncian sedikit dilonggarkan. Hearn berharap kerumunan akan kembali dalam beberapa bentuk pada September. (Baca juga: Solskjaer Akui Man United Berat Raih Trofi Musim ini).

"Jika Stadion Principality tidak diizinkan, kami akan dengan senang hati ke Manchester Arena atau The O2. Sungguh luar biasa melihat Joshua bertarung di sana."

"Saya yakin dan kami mulai berbicara untuk tempat-tempat yang belum dibuka soal kemungkinan jadi tuan rumah pertarungan jika diizinkan dibuka untuk penonton."

Hearn juga berharap pembicaraan pertarungan Joshua vs Tyson Fury segera diambil langkah maju. Sebelumnya, duel Joshua vs Fury mendapat sorotan karena Fury meminta bantuan Daniel Kinahan, yang diduga memiliki koneksi dengan kelompok kejahatan terorganisasi termasuk perdagangan narkoba internasional dan senjata api. Ha itu memunculkan pertanyaan di parlemen Irlandia.

Namun, Hearn menjelaskan promotor Bob Arum telah mengambil alih tanggung jawab menegosiasikan pertarungan dari Kinahan. "(Bob Arum) bertanggung jawab atas segalanya dan itu tidak masalah bagi saya," ujar Hearn.

“Kami melakukan obrolan yang sangat bagus tadi malam, berbicara tentang Joshua vs Fury, berbicara tentang fakta bahwa, 'ya kita tahu kita telah menyetujui jumlah uang'. Sekarang kami perlu bergerak maju, terutama di mana pertarungan itu akan dipentaskan."

"Bulan depan atau lebih, kami akan menyusun dokumen untuk itu dan menyelesaikannya untuk 2021."
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak