Madrid Bungkam Almeria: Carlo Ancelotti Tegaskan Status Master Laga Pembuka!

Senin, 15 Agustus 2022 - 09:35 WIB
loading...
Madrid Bungkam Almeria: Carlo Ancelotti Tegaskan Status Master Laga Pembuka!
Carlo Ancelotti menegaskan statusnya sebagai master laga pembuka liga/Foto/ealmadrid.com
A A A
MADRID - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menegaskan statusnya sebagai master laga pembuka liga. Dari 27 laga pembuka liga, pelatih asal Italia itu hanya kalah sekali.

Laga Madrid kontra Almeria pada pekan pertama La Liga Spanyol 2021/2022 merupakan laga pembuka yang ke-27 bagi Ancelloti sepanjang kariernya. Madrid sukses membungkam Almeria 2-1 di Stadion de los Juegos Mediterraneos, Senin (15/8/2022) dini hari WIB.

Baca juga: Hasil Almeria vs Real Madrid: Comeback, Los Blancos Teror Villarreal


Hebatnya, Ancelotti hanya mencatat satu kekalahan dalam 27 pertandingan. Total, dia memimpin timnya meraih 20 kemenangan dan lima kali seri.

Satu-satunya kekalahan Ancelotti adalah saat di AC Milan. Pada tanggal 31 Agustus 2008, Bologna mengejutkan Rossoneri dengan kemenangan 2-1 di musim di mana Milan finis ketiga, jauh di belakang Inter Milan asuhan Jose Mourinho.

Baca juga: Hasil Inter Milan vs Lecce: Nerazzurri Menang Dramatis, Simone Inzaghi Semringah

Musim 2021/2022, tim Ancelotti mengalahkan Alaves 4-1 di Vitoria pada pertandingan pertama La Liga yang berakhir dengan gelar juara.

Musim ini, Ancelotti sudah meraih trofi Piala Super Eropa 2022. Los Blancos mengalahkan Eintracht Frankfurt 2-0 di Helsinki Olympic Stadium, Finlandia pada Kamis (11/8/2022) dini hari WIB.

Dua gol Madrid dikemas David Alaba pada menit ke-37' dan Karim Benzema (65’). Ini merupakan gelar Piala Super Eropa kelima bagi Real Madrid.

Catatan Madrid dalam pertandingan final Piala Super Eropa adalah menang 5 dan kalah 3. Madrid kini telah menyamai rekor lima kemenangan Piala Super milik AC Milan dan Barcelona.

Real Madrid belum pernah memenangkan gelar liga berturut-turut sejak 2008 ketika Bernd Schuster memimpin pasukannya meraih kesuksesan La Liga setelah Fabio Capello memenangkan gelar liga musim sebelumnya.

Sementara Leo Beenhakker mencatat rekor tiga kali mengangkat trofi liga berturut-turut tahun 1987, 1988, dan 1989.
(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1047 seconds (10.177#12.26)