Kisah di Balik Permusuhan Canelo vs Golovkin yang Tak Terungkap
Rabu, 14 September 2022 - 08:00 WIB
loading...
Kisah di Balik Perseteruan Canelo vs Golovkin yang Tak Terungkap/The Sun
A
A
A
Kisah di balik permusuhan Gennady Golovkin dan Saul Canelo Alvarez yang tak terungkap dari sparring partner yang bersahabat sekarang menjadi musuh bebuyutan. Sejarah mereka dimulai lebih dari satu dekade, ketika Saul Canelo Alvarez yang berusia 20 tahun melakukan perjalanan ke Big Bear California untuk sparring dengan Golovkin, yang saat itu berusia 28 tahun.
Keduanya adalah juara dunia, tetapi setahun sebelum debut GGG di Amerika Serikat dan Canelo sebagian besar masih belum terbukti. Golovkin, sekarang 40 tahun, mengatakan kepada SunSport: "Kami memiliki sesi sparring yang sangat bagus saat itu. Itu adalah sparring yang menarik untuk ditonton."
Baca Juga: Penyesalan Amir Khan: Tuduh Anthony Joshua Tiduri Istrinya
Pasangan ini akan berpose untuk foto bergandengan tangan dan saling memuji, tidak tahu mereka nantinya akan berbagi persaingan ikonik. Tapi seiring berjalannya waktu, dan pertarungan yang tak terhindarkan semakin dekat, hubungan itu memburuk dengan ego pada titik tertinggi sepanjang masa.
Golovkin mengenang: “Kami memiliki hubungan yang normal. Tapi dia kemudian merasa terlalu banyak pada dirinya sendiri. Dia sekarang menjadi bintang besar, jadi konsekuensinya mungkin adalah efek samping dari ketenarannya."
Keduanya adalah juara dunia, tetapi setahun sebelum debut GGG di Amerika Serikat dan Canelo sebagian besar masih belum terbukti. Golovkin, sekarang 40 tahun, mengatakan kepada SunSport: "Kami memiliki sesi sparring yang sangat bagus saat itu. Itu adalah sparring yang menarik untuk ditonton."
Baca Juga: Penyesalan Amir Khan: Tuduh Anthony Joshua Tiduri Istrinya
Pasangan ini akan berpose untuk foto bergandengan tangan dan saling memuji, tidak tahu mereka nantinya akan berbagi persaingan ikonik. Tapi seiring berjalannya waktu, dan pertarungan yang tak terhindarkan semakin dekat, hubungan itu memburuk dengan ego pada titik tertinggi sepanjang masa.
Golovkin mengenang: “Kami memiliki hubungan yang normal. Tapi dia kemudian merasa terlalu banyak pada dirinya sendiri. Dia sekarang menjadi bintang besar, jadi konsekuensinya mungkin adalah efek samping dari ketenarannya."
Lihat Juga :